Headline

Syekh Ali Jaber Ingin Dimakamkan di Lombok

Ariranews.com: Banyak umat Islam di Tanah Air yang selalu memantau kondisi kesehatan Syekh Ali Jaber usai terinfeksi Covid-19. Kondisi sang ulama pun selalu diupdate melalui akun instagram Yayasan Syekh Ali Jaber.

Baru-baru ini sempat ramai kembali video ceramah Syekh Ali Jaber soal Lombok. Ia mengatakan kedekatannya dengan daerah tersebut. Bahkan ia sempat berwasiat jika dirinya ingin dimakamkan di Lombok usai meninggal kelak.


“Anak saya lahir di Lombok. Salah satu kakek saya meninggal mati syahid lawan penjajah Jepang di Lombok… Jadi hubungan saya dengan Lombok, bahkan saya bercita-cita ya Allah walaupun saya memilih dan memohon meninggal di Madinah, tapi kalau ya Allah saya ditetapkan meninggal di Indonesia, mohon… Saya mau dimakamkan di Lombok,” tuturnya dalam cuplikan video tersebut, yang dilansir detik.com, Rabu (6/1/2021).

Namun, pada unggahan terbaru di instagram Yayasan Syekh Ali Jaber, dituliskan jika saat ini Syekh Ali Jaber menunjukkan perkembangan yang sangat baik.

“Alhamdulillah Wasyukurillah, berdasarkan Laporan Observasi Medis harian, keadaan Syekh Ali Jaber hari ini (Selasa, 5 Januari 2021) menunjukkan perkembangan yang amat baik. Dokter mengabarkan apa adanya,. bahwa tidak ada keterangan dokter yang menyatakan kondisi kritis, sedari awal dilakukan tindakan medis pun dalam kondisi yang terkontrol dan terukur,” tulisnya.

Meski begitu, mereka pun tetap meminta doa dari para jemaah semua untuk kesembuhan Syekh Ali Jaber.

“Di hari yang baik ini mari terus kita Doakan, dibantu washilah amal-amal shaleh, semoga pemulihan kesehatan Syekh Ali Jaber bisa lebih cepat lagi. Atas do’a dan perhatiannya Kami mengucapkan terima kasih. Jazakumullah khairan,” tulis disertai nama Habib Abdurrahman Alhabsy selaku Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber.

Sebelumnya, Syekh Ali Jaber terpapar virus Corona sejak akhir Desember lalu. Sebelumnya ia mengungkapkan dirinya rajin melakukan swab dan berkali-kali negatif. Sebelum mengetahui dirinya terkena Covid-19 Syekh Ali Jaber merasakan gejala demam.

“Saya rasa panas biasa-biasa saja, saya minum obat untuk mengurangi panas kemudian obat batuk. Saya juga minum madu dan sebagainya,” ujarnya dalam video yang diunggahnya beberapa waktu lalu.

Kondisi Syekh Ali Jaber dikabarkan menurun dalam perawatan di rumah sakit. Beredar penampakan dirinya tak terlihat sadarkan diri dan menggunakan ventilator.

Kabar tersebut pun langsung dibantah oleh akun Yayasan Syekh Ali Jaber. Mereka menyebutkan jika kondisi sang ulama tak seperti yang disebutkan dalam chat tersebut dan tengah membaik.(emr)

sumber: detik.com
foto: istimewa

Redaksi

Recent Posts

Warga Laguna Tahap 2 Curhat ke Taba Iskandar saat Reses, Air Sering Mati dan Jalan Becek

AriraNews.com, Batam - Anggota DPRD Kepulauan Riau, H. Taba Iskandar, menggelar kegiatan reses pada Minggu…

5 jam ago

Peringati Hari Kartini, Srikandi SAR Natuna Edukasi Pelajar soal Keselamatan

Ariranews.com, Natuna – Memperingati Hari Kartini Tahun 2026, Srikandi Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna…

13 jam ago

Rayakan HUT ke-80 TNI AU, Lanud RSA Perkuat Soliditas Lewat Lomba Mancing

Ariranews.com, Natuna – Dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, Pangkalan…

17 jam ago

Aspirasi Nelayan Menguat, Marzuki Usulkan Penambahan BBM Subsidi

Ariranews.com, Natuna – Aspirasi nelayan di wilayah perbatasan kian menguat terkait keterbatasan bahan bakar minyak…

19 jam ago

Warga RW 13 Pancur Baru Harap Perbaikan Jalan dan Drainase Saat Reses, Taba Iskandar Siap Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

AriraNews.com, Batam - Ratusan warga RW 13 Pancur Baru, Kelurahan Duriangkang, Kecamatan Sei Beduk, Kota…

1 hari ago

Pengesahan Ranperda LAM Batam Tunggu Fasilitasi Gubernur Kepri

AriraNews.com, Batam - Upaya pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) di…

1 hari ago