Batam

RPH Batam Tersertifikasi Halal, Pemko Dorong Pelaku Usaha Miliki Sertifikat Halal

AriraNews.com, Batam– Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian telah memiliki rumah potong hewan (RPH) dan rumah potong unggas (RPU) tersertifikasi halal. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Batam, Amsakar Ahcmad diwakili Sekretaris Daerah Kota Batam, H. Jefridin, M.Pd. usai mengikuti Zoom Meeting Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi di Daerah yang dirangkaikan dengan Akselerasi Produk Halal di Ruang Rapat Embung Fatimah Kantor Walikota, Selasa (4/03/2025).

Dari data yang disampaikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terdapat 14 juta pelaku usaha kuliner dan wajib halal per Oktober 2024. Dari angka tersebut, baru 2,2 juta pelaku usaha yang memiliki sertifikasi halal. Terkendalanya pemberian sertifikasi halal ini karena sebagian besar restoran mengambil daging dari RPH yang belum tersertifikasi halal.

“Pemerintah Daerah tentu mendorong upaya Pemerintah Pusat dalam hal penyediaan RPH yang tersertifikasi halal. Rumah potong yang dikelola Pemko Batam ini sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI). Dengan petugas penyembelih bersertifikat dan diawasi dokter hewan DKPP Batam. Agar daging yang disembelih aman, halal dan utuh bagi konsumen,” jelasnya.

Dalam hal kepemilikan sertifikat halal bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Batam, menurutnya Pemerintah Kota Batam terus memberikan dorongan. Melalui program program Sertifikasi Halal Gratis (Sehati) dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menurutnya banyak pelaku UMKM di Kota Batam yang telah mengantongi label sertifikasi halal ini.

“Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam sebagai mitra pelaku usaha mikro selalu mengimbau untuk mengurus administrasi sebagai kelengkapan produknya. Dengan program Sehati ini banyak pelaku usaha yang sudah bersertifikasi halal. Selain rasa, packaging, sertifikat halal juga hal yang dilihat konsumen dalam mengkonsumsi satu produk,” jelasnya.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Ahmad Haikal Hasan mengungkapkan dari 500 RPH baru 200 RPH yang tersertifikasi halal dengan 553 juru sembelih halal. Ia berharap daerah dapat mendata pelaku usaha kuliner di daerah yang belum bersertifikasi halal. BPJPH menurutnya menyediakan para pendamping yang dapat memfasilitasi kepemilikan sertifikat halal ini.

Dari hasil survei yang disampaikan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian bahwa masyarakat Indonesia lebih memilih produk halal dengan persentase 87,2 persen. Karena dengan memilih produk halal makanan terjamin kehalalannya dan kesehatannya. Menurutnya pentingnya pelaku usaha mengantongi sertifikat halal ini agar produk yang dihasilkan dapat dijual hingga ke luar negeri dan diterima di pasar lokal. (ara)

Redaksi

Recent Posts

Wajib Dibeli! Keropok Haji Puteh, Oleh-Oleh Legendaris Mersing yang Diburu Wisatawan Sejak 1970

AriraNews.com, Batam - Liburan rasanya belum lengkap tanpa membawa pulang oleh-oleh. Selain untuk dinikmati bersama…

9 jam ago

ASPPI Inisiasi Paket Wisata dan Budaya dari Batam ke Lingga

AriraNews.com, Lingga — Dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah, ASPPI DPD Kepulauan Riau melaksanakan…

12 jam ago

ASPPI DPD Kepri Dorong Lingga Menjadi Destinasi Wisata Unggulan Kepulauan Riau

AriraNews.com, Lingga — Dalam upaya mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah, Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI)…

12 jam ago

Reformasi Regulasi dan Pembenahan Infrastruktur Dorong Lonjakan Investasi Kota Batam

AriraNews.com, Batam - Di tengah berbagai tantangan ekonomi global dan dinamika persaingan investasi antarwilayah, Batam…

13 jam ago

Korban Ikhlas Memaafkan, Kejari Natuna Hentikan Penuntutan Tersangka Penadahan

Ariranews.com, Natuna – Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna resmi menghentikan penuntutan perkara pidana penadahan atas nama…

13 jam ago

Koopsudnas Evaluasi Kinerja Triwulan I 2026 di Lanud RSA, Fokus Efektivitas dan Efisiensi Anggaran

Ariranews.com, Natuna – Komando Operasi Udara Nasional (Koopsudnas) melaksanakan supervisi program kerja dan anggaran di…

17 jam ago