Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Umar Wira Hadikusuma.
AriraNews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten Natuna berhasil meningkatkan partisipasi pendidikan anak sekolah. Ini terlihat pada angka partisipasi pendidikan Kabupaten Natuna tahun 2023.
Pada tahun ajaran 2023/2024 ini tingkat partisipasi pendidikan di Kabupaten Natuna terbilang tinggi, pencapaian ini dapat dilihat pada dokumen partisipasi pendidikan milik pemerintah yang berjumlah sekitar 97 persen.
Beberapa tahun terakhir ini sektor pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu salah konsentrasi tinggi pemerintah Kabupaten Natuna.
Untuk mencapai tujuan ini Pemerintah Kabupaten Natuna telah banyak mengalokasikan pikiran, kegiatan dan anggaran di bidang pendidikan.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna, Umar Wira Hadikusuma menuturkan, pada tahun ajaran 2023/2024 ini tingkat partisipasi pendidikan di Kabupaten Natuna terbilang tinggi, hal ini dapat dilihat pada dokumen partisipasi pendidikan milik pemerintah yang berjumlah sekitar 97 persen.
“Partisipasi pendidikan kita di Natuna terus meningkat, tahun ini sudah hampir 100 persen,” ungkap Umar, Selasa (03/10/2023).
Kemajuan ini diakuinya merupakan berkat dari kerja keras Pemerintah Kabupaten Natuna, orang tua siswa, masyarakat dan seluruh pihak yang ada di Natuna.
Selain itu dorongan-dorongan yang bersifat non formal terhadap anak umur sekolah dikalangan masyarakat cukup tinggi.
Langkah ini biasanya ditempuh oleh masyarakat secara sukarela melalui nasehat lisan maupun imbauan yang disampaikan melalui berbagai platform media sosial.
“Ada memang anak yang putus sekolah, tapi jumlahnya tidak banyak,” ujarnya.
Menurutnya, penyebab anak putus sekolah di Natuna juga tidak banyak, seperti yang terjadi beberapa tahun lalu yang mana faktor ekonomi, faktor sosial, faktor lingkungan, faktor infrastruktur, transportasi dan lain sebagainya itu turut menjadi penghalang anak usia sekolah untuk menempuh pendidikan.
“Tapi kalau sekarang paling penyebabnya itu karena ada persoalan rumah tangga orang tua anak usia sekolah, sehingga anak yang bersangkutan tidak bersemangat masuk sekolah. Itu penyebab yang kami lihat di lapangan,” jelas Umar.
Umar juga mengimbau kepada semua pihak, terutama sekali pihak keluarga agar dapat mendorong upaya peningkatan partisipasi anak sekolah di lingkungannya masing-masing.(dod)
Ariranews.com, Natuna - – Dari sampah menjadi karya, Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna menanamkan kesadaran…
AriraNews.com, Batam - Dari sebuah rumah sederhana di kawasan Sagulung, kisah Daniel Perangin Angin menggambarkan…
AriraNews.com, Batam - BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, menerima audiensi pengurus…
AriraNews.com, Batam - Kinerja ekonomi Batam menunjukkan tren akselerasi yang kuat. Hal ini tercermin dari…
JAKARTA – KARIMUN, ariranews.com– Pemerintah pusat resmi menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 26 Tahun 2026 tentang…
AriraNews.com, Batam – Mahasiswa Universitas Batam (Uniba) mengikuti kegiatan kuliah lapangan dengan mengunjungi Museum Raja…