Headline

Vaksin Covid-19 Bisa Bikin Mandul?

Ariranews.com: Banyak kabar beredar terkait vaksin Covid-19 di media sosial. Salah satunya vaksin Covid-19 Pfizer yang disebut-sebut bisa menyebabkan mandul. Kabar ini muncul di sebuah artikel yang dimuat pada blog bernama Health and Money News.

Padahal vaksin Pfizer menjadi salah satu yang paling menjanjikan karena sudah disetujui penggunaan daruratnya di beberapa negara termasuk Amerika Serikat.

Dalam artikel tersebut, vaksin Covid-19 diklaim mengandung bahan-bahan yang mampu membuat tubuh wanita menyerang protein penting dalam perkembangan plasenta. Klaim tak berdasar ini ditulis bersama Dr Michael Yodon, pensiunan dokter Inggris dan mantan karyawan Pfizer yang dikritik terkait pandangan menyesatkan soal Covid-19.

Bahkan Dr Yeadon juga meremehkan tingkat keparahan pandemi Covid-19 di Inggris dan secara terbuka menyuarakan keluhannya tentang kesia-siaan berinvestasi dalam vaksin. Lantas bagaimana faktanya?

SMAN 25 Batam Bawa Mimpi Futsal Putri Kepri ke Grand Champion AXIS Nation Cup 2026

“Itu mitos, tidak akurat, tidak ada bukti yang mendukung persepsi mereka,” kata Saad Omer, pakar vaksin di Universitas Yale, dikutip dari detik.com, Senin (14/12/2020).

Badan ahli yang mengawasi izin vaksin untuk digunakan pada manusia, menambahkan, uji coba vaksin Covid-19 memiliki proses yang ketat untuk mencegah segala risiko yang terjadi pasca disuntik.

“Dan ketika sesuatu terjadi, tindakan diambil,” kata Dr Omer.

Minggu ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menegaskan kembali kepercayaannya pada data yang menunjukkan bahwa vaksin dapat melindungi seseorang dari Covid-19 tanpa menyebabkan efek samping yang serius. Vaksin COVID-19 Pfizer telah disetujui di beberapa negara termasuk Inggris, Amerika Serikat dan menyusul beberapa negara lainnya.

Para ahli membantah bahan di dalam vaksin Corona Pfizer bisa menyebabkan wanita mandul.

Bahan utama dalam vaksin Pfizer adalah materi genetik yang menginstruksikan sel manusia untuk membuat protein virus Corona yang disebut spike. Produksi protein ini mengajarkan tubuh untuk melawan virus Corona.

XLSMART Resmikan XL Center ke-121 di Palembang, Perluas Akses Layanan Pelanggan

“Tidak ada protein plasenta, atau materi genetik yang menginstruksikan pembuatan protein plasenta, dalam vaksin Pfizer,” kata juru bicara perusahaan Pfizer, Jerica Pitts.

Artikel blog yang menyesatkan itu menggambarkan perbandingan antara spike virus Corona dan sejenis protein plasenta. Kemiripannya diklaim cukup kuat bahwa vaksin dapat menipu sistem kekebalan sehingga membingungkan kedua protein tersebut dan menyerang plasenta.

Tetapi Stephanie Langel, ahli imunologi dan ahli imunitas ibu dan bayi di Duke University, menunjukkan bahwa spike virus Corona dan protein plasenta yang dipertanyakan hampir tidak memiliki kesamaan, membuat vaksin sangat tidak mungkin memicu reaksi terhadap jaringan halus ini.

Dr Langel juga menunjukkan bahwa tubuh manusia telah berevolusi untuk menghentikan reaksi kekebalan yang dapat merusak jaringannya sendiri.

“Jika kita tidak memilikinya, kita bahkan tidak akan berhasil melewati hari 1 kehidupan,” katanya.

Telkom Siapkan Percepatan Buyback Senilai Rp 4 Triliun

Pfizer menunjuk sebuah studi baru-baru ini yang menemukan bahwa virus Corona tampaknya tidak meningkatkan risiko masalah terkait kehamilan.

“Tidak ada data yang menunjukkan bahwa kandidat vaksin PfizerBioNTech menyebabkan kemandulan,” kata perusahaan itu dalam pernyataan melalui email.(emr)

sumber: detik.com
foto: ilustrasi

Redaksi

Recent Posts

Pemkab Anambas dan DPRD Koordinasi dengan PLN, Upayakan Pasokan Listrik Jemaja Kembali Stabil

AriraNews.com, ‎ANAMBAS — Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kepulauan…

54 menit ago

Pastikan Pelabuhan Tetap Aman, Bupati Aneng Turun Langsung Tinjau Roro Kuala Maras

AriraNews.com, ‎ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas bersama Anggota DPRD Daerah Pemilihan (Dapil) III Kepulauan Anambas,…

59 menit ago

55 Tahun BP Batam: Investasi Tumbuh, Sudahkah Warga Merasakannya?

Oleh Fary Djemy FrancisDeputi Bidang Investasi BP Batam AriraNews.com, Batam - Dalam perjalanan pulang dari…

12 jam ago

Gubernur Kepri Siap Sambut 250 Peserta Rakernas PJS dalam Welcome Party di Batam

AriraNews.com, TANJUNGPINANG — Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, dijadwalkan menyambut sekitar 250 peserta Rapat…

20 jam ago

Bupati Cen Sui Lan Perkuat Pasar Murah dan Bantuan Pangan untuk Warga Natuna

Natuna, Ariranews.com – Pemerintah Kabupaten Natuna terus memperkuat upaya menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok sekaligus…

21 jam ago

Malam Ini! Batam Peringati Hari Ekonomi Kreatif Nasional, Gelar Bazar Ekraf hingga Hadirkan Artis Hijau Daun

AriraNews.com, Batam - Kota Batam untuk pertama kalinya memperingati Hari Ekonomi Kreatif (Ekraf) pada Sabtu,…

21 jam ago