Batam

Transaksi Money Changer di Kepri Setahun Mencapai Ratusan Triliun

AriraNews.com, Batam – Provinsi Kepulauan Riau merupakan wilayah yang memiliki Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB) atau biasa kita kenal dengan Money Changer dan PJP Layanan Remitansi (LR) atau terbesar ke-dua di Indonesia.

“Kita bukan provinsi yang besar, tapi nomor dua se-Indonesia,” ungkap Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepri, Suryono, di sela talkshow dengan tema “Safeguarding Democracy from Money Laundering and Terrorist Financing Hazard through Regional Supervision” dalam acara Pertemuan Tahunan KUPVA BB dan Layanan Remitansi Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2023 yang digelar di Marriott Hotel, Harbour Bay, Batam, Kamis (9/11/2023) siang.

Kepala Perwakilan BI Kepri, Suryono (tengah).

Diungkapkan Suryono di Kepri terdapat 115 kantor pusat Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (Money Changer) dan 60 PJB Layanan Remitansi. Khusus penukaran uang di money changer setahun mencapai ratusan triliun rupiah.

“Tahun ini sekitar Rp118 triliun, tapi cek lagi angkanya ya!” ungkap Suryono. Bahkan dari tahun 2021 mencapai sekitar Rp600 triliun. “Angka pastinya cek lagi ya,” ujarnya.

Batam Prime International Football Series 2026 Resmi Ditutup, Dorong Batam Jadi Destinasi Sport Tourism

Jumlah tersebut kata Suryono cukup tinggi, dibanding Kepri yang memiliki wilayah yang relatif kecil. Namun, letak Kepri yang berbatasan dengan negara tetangga, seperti Singapura dan Malaysia menjadikan aktivitas penukaran uang dan pengiriman uang dari luar negeri dan sebaliknya (Remitansi) cukup tinggi.

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono membuka Pertemuan Tahunan KUPVA BB dan Layanan Remitansi Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2023 yang digelar di Marriott Hotel, Harbour Bay, Batam.

Dengan demikian untuk mengantisipasi tindak kejahatan, seperti pencucian uang, pendanaan terorisme dan politik uang terutama jelang Pemilu 2024 ini BI Kepri telah melakukan langkah-langkah pencegahan. Di antaranya berkoordinasi dengan pihak Kepolisian, Bea Cukai, PPATK, Asosiasi Money Changer, dan PJB Layanan Remitansi (LR).

“Artinya kita tidak bekerja sendiri, perlu sinergitas. Kita tak dapat berbuat banyak kalau tak ada sinergi. Kedua, kita juga gencar melakukan sosialisasi, walaupun ini tak menjamin 100 persen,” kata Suryono.

Salah satu upaya mencegah tindak kejahatan tersebut lanjutnya pengelola money changer harus taat menjalankan aturan. Di antaranya mencatat sumber uang yang masuk dan penggunaannya. Selain itu segera melaporkan ke Otoritas terkait bila ada hal-hal yang mencurigakan.

“Setiap transaksi itu harus jelas, dari mana, untuk apa. Itu harus dijalankan. Dalam aturannya transaksi di atas 25 ribu US Dollar, sekitar Rp 300 juta harus jelas underlying-nya harus jelas,” kata Suryono.

Pembukaan Pertemuan Tahunan KUPVA BB dan Layanan Remitansi Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2023 yang digelar di Marriott Hotel, Harbour Bay, Batam.

Dalam talkshow tersebut sejumlah narasumber dihadirkan, mulai dari Kepala Departemen Surveilans Sistem Keuangan, PPATK, Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, dan Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau. Talkshow dimoderasi oleh Ira Koesno.

Keamanan Jadi Kunci, Polda Kepri Gaungkan “Secure Kepri, Secure Your Investments” untuk Dorong Investasi

Sementara, talkshow dibuka oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono,  Kapolda Kepri, Irjen Pol Tabana Bangun, Direktur Pengawasan Kepatuhan Penyedia Jasa Keuangan, Syahril Ramadhan, Kepala Departemen Surveilans Sistem Keuangan, Y. Budiatmaka, Kepala Perwakilan BI Kepri, Suryono, dan Kepala Bapenda Kepri, Diky Wijaya dengan sama-sama memegang kunci elektronik simbol pencegahan masuknya tindak kejahatan dalam sistem keuangan.(ara)

Redaksi

Recent Posts

Lanal Ranai dan Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api, 30 Hektare Lahan Gambut Natuna Terbakar

Natuna, Ariranews.com — Kebakaran melanda lahan gambut seluas sekitar 30 hektare di kawasan Tanjung Semedang,…

10 jam ago

Pangkosek II Kunjungi Satrad 201 Ranai, Koordinasi Pertahanan Udara di Natuna Diperkuat

Natuna, Ariranews.com — Komandan Lanud Raden Sadjad Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E.,…

10 jam ago

Batam Prime International Football Series 2026 Resmi Ditutup, Dorong Batam Jadi Destinasi Sport Tourism

AriraNews.com, Batam - Setelah berlangsung selama dua hari, rangkaian Batam Prime International Football Series 2026…

10 jam ago

Keamanan Jadi Kunci, Polda Kepri Gaungkan “Secure Kepri, Secure Your Investments” untuk Dorong Investasi

AriraNews.com, Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menempatkan keamanan sebagai fondasi utama untuk…

11 jam ago

Polda Kepri-KJK Bersinergi: Dari Penguatan Kompetensi Jurnalis hingga Jaminan Keamanan Investasi

AriraNews.com, BATAM - Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) bersilaturahmi dengan Kapolda Kepri,  Irjen Pol Asep Safrudin,…

13 jam ago

94 Karhutla Terjadi di Natuna hingga Agustus, Bupati Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

Natuna, Ariranews.com — Sebanyak 94 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tercatat di Kabupaten Natuna,…

19 jam ago