Advertisement
Batam

Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Mulai Rp125 Ribu Setahun

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia, memasang stiker berlangganan pada kendaraan usai upacara Hari Perhubungan Nasional tingkat Kota Batam, Senin (21/9/2026).

AriraNews.com, BATAM — Pemerintah Kota Batam memangkas tarif parkir berlangganan hingga 50 persen. Kebijakan yang membuat biaya stiker parkir tahunan kini mulai dari Rp125 ribu itu diluncurkan usai Upacara Peringatan Hari Perhubungan Nasional di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (21/9/2026).

Melalui tarif baru tersebut, masyarakat Batam kini memiliki pilihan untuk menghemat pengeluaran parkir dengan membayar sekali untuk masa berlangganan satu tahun.

Tarif stiker parkir berlangganan ditetapkan Rp125 ribu per tahun untuk kendaraan roda dua, Rp300 ribu untuk kendaraan roda empat, dan Rp375 ribu untuk kendaraan roda enam.

Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Batam, Samuel Eksaudi Tambunan.

Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Batam, Samuel Eksaudi Tambunan, mengatakan penurunan tarif tersebut dilakukan setelah Peraturan Wali Kota (Perwako) mengenai tarif parkir berlangganan ditandatangani.

Meriah dan Penuh Antusiasme, Lomba Mewarnai Anak HARRIS Hotel Batam Center Sukses Cetak Generasi Kreatif Masa Depan

“Tarif berlangganan stiker tahunan turun 50 persen. Hal ini berkaitan dengan Hari Perhubungan Nasional. Setelah ditandatanganinya Perwako, tarif berlangganan turun 50 persen dari sebelumnya,” ujar Samuel.

Menurut dia, tarif baru diharapkan membuat layanan parkir berlangganan semakin terjangkau sehingga masyarakat memiliki alternatif selain membayar parkir secara harian.

“Mudah-mudahan dapat meningkatkan daya beli masyarakat untuk berlangganan,” tambahnya.

Untuk mendapatkan stiker parkir berlangganan, masyarakat untuk sementara dapat melakukan pendaftaran secara langsung di Kantor Dinas Perhubungan Kota Batam. Prosesnya cukup dengan membawa fotokopi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Dishub Batam juga menyiapkan perluasan titik pelayanan agar masyarakat tidak harus selalu datang ke kantor dinas. Ke depan, pelayanan berpotensi dibuka di sejumlah pusat perbelanjaan maupun lokasi lainnya melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

“Setelah launching ini kita akan buat langkah-langkah, mungkin akan dibuat di mal-mal atau seperti apa. Kita bekerja sama dengan pihak-pihak lain,” kata Samuel.

Mazda Pamerkan Line-Up Terbaru di Mega Mall Batam hingga 27 September, dari New CX-5 hingga Mazda 6e Fastback

Target Rp10 Miliar

Di balik penurunan tarif, program parkir berlangganan juga menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Batam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir.

Kepala Dinas Perhubungan Batam Leo Putra sebelumnya menyebut target pendapatan parkir berlangganan tahun ini mencapai Rp10 miliar.

Angka tersebut meningkat jauh dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang berada di kisaran Rp400 juta hingga Rp500 juta.

Secara keseluruhan, Pemkot Batam menargetkan pendapatan sektor parkir mencapai Rp37 miliar tahun ini.

Mazda Perkuat Pasar Batam Lewat Kehadiran Tiga Model Terbaru, CX-5, CX-30, dan Mazda 6e Fastback

Dari target tersebut, sekitar Rp21 miliar diproyeksikan berasal dari parkir tepi jalan berdasarkan perhitungan konsultan, Rp6 miliar dari parkir mandiri, dan Rp10 miliar dari parkir berlangganan.

Leo mengakui target Rp10 miliar dari parkir berlangganan bukan angka yang kecil. Namun, ia berharap pemangkasan tarif hingga 50 persen dapat meningkatkan animo masyarakat untuk menggunakan stiker tahunan.

“Tentu saja kalau animo masyarakat tinggi, mudah-mudahan yang diharapkan dapat PAD dari stiker tahunan ini dapat tercapai,” kata Leo.

Parkir Berlangganan Pangkas Rantai Pengelolaan

Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengatakan pemberian potongan tarif diharapkan mendorong semakin banyak masyarakat beralih ke sistem parkir berlangganan.

Menurut Amsakar, sistem tersebut juga memiliki keuntungan dari sisi tata kelola penerimaan retribusi karena pembayaran dapat masuk lebih langsung ke kas daerah.

“Terkait dengan stiker tahunan ini sebenarnya jauh lebih baik kita lakukan diskon untuk pengurangan pembayaran tarif. Semakin banyak yang seperti ini, justru akan banyak kontribusinya terhadap pendapatan asli daerah,” kata Amsakar.

Ia membandingkan sistem tersebut dengan mekanisme parkir harian yang menurutnya memiliki rantai pengelolaan lebih panjang sebelum penerimaan masuk ke kas daerah.

“Kalau yang harian ini ada problem serius, permasalahan tata kelola dari tangan ke tangan. Kalau dia sistem berlangganan, dia langsung satu pintu ke kas daerah,” ungkapnya.

Amsakar menyebut pembayaran parkir harian dapat melewati sejumlah tingkatan, mulai dari koordinator, UPT, hingga Dishub sebelum akhirnya masuk ke kas daerah.

“Perjalanannya panjang sekali. Spirit kita parkir berlangganan ini adalah memutuskan rantai birokratis yang sedemikian panjang itu,” tegasnya.

Dengan tarif baru yang telah dipangkas 50 persen, masyarakat Batam kini dapat memilih stiker parkir berlangganan mulai Rp125 ribu per tahun untuk kendaraan roda dua.

Untuk sementara, pendaftaran dilakukan di Kantor Dishub Kota Batam dengan membawa fotokopi STNK. Pemerintah kota selanjutnya berencana memperluas titik pelayanan agar akses masyarakat terhadap layanan parkir berlangganan semakin mudah. (emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Meriah dan Penuh Antusiasme, Lomba Mewarnai Anak HARRIS Hotel Batam Center Sukses Cetak Generasi Kreatif Masa Depan

02

Tarif Parkir Berlangganan Batam Dipangkas 50 Persen, Mulai Rp125 Ribu Setahun

03

Mazda Pamerkan Line-Up Terbaru di Mega Mall Batam hingga 27 September, dari New CX-5 hingga Mazda 6e Fastback

04

Mazda Perkuat Pasar Batam Lewat Kehadiran Tiga Model Terbaru, CX-5, CX-30, dan Mazda 6e Fastback