SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam

Tanggapi Kenaikan BBM, Amsakar Siapkan Solusi untuk Pengusaha Logistik

Amsakar Achmad.

AriraNews.com, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menanggapi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamina Dex dan Dexlite yang berdampak pada melonjaknya tarif logistik di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Kondisi ini dikhawatirkan akan berimbas pada kenaikan harga bahan pokok di masyarakat.


Amsakar menyatakan, Pemerintah Kota Batam dalam waktu dekat akan menggelar dialog bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) dan Pertamina guna membahas dampak kenaikan BBM tersebut.


“Kita nanti buka dialog bersama Disperindag dan Pertamina perihal kenaikan BBM,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Beverly Hotel Batam Tawarkan Promo HUT RI Ke-81, Dua Malam Hanya Rp 900 Ribu Plus Sarapan


Ia menambahkan, dialog tersebut juga akan melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia, agar solusi yang dihasilkan dapat mengakomodasi kepentingan pelaku usaha maupun masyarakat.


Sebelumnya diberitakan, kenaikan harga BBM jenis Pertamina Dex dan Dexlite yang diumumkan baru-baru ini memicu kekhawatiran di sektor logistik, khususnya di Batam. Harga Pertamina Dex melonjak dari Rp14.800 menjadi Rp24.000 per liter, sementara Dexlite naik dari Rp14.500 menjadi Rp24.150 per liter, atau hampir dua kali lipat dari harga sebelumnya.


Ketua DPC ALFI Batam, Yasser Hadeka Daniel, mengatakan lonjakan harga tersebut memaksa pelaku usaha jasa pelayanan transportasi untuk menyesuaikan tarif distribusi. Menurutnya, pelaku usaha sebelumnya telah berupaya menahan kenaikan biaya demi menghindari dampak langsung ke masyarakat.


“Kami sudah berusaha bertahan tidak menaikkan harga, karena kami tahu setiap kenaikan di sektor transportasi pasti berdampak langsung ke masyarakat,” ujarnya.


Ia menjelaskan, sebagian besar komoditas di Batam berasal dari luar daerah seperti Jakarta, Belawan, hingga impor dari Singapura. Hal ini membuat biaya logistik sangat sensitif terhadap perubahan harga BBM.


Sebagai contoh, biaya angkut rute Batu Ampar–Mukakuning yang sebelumnya sekitar Rp900 ribu per perjalanan kini melonjak menjadi Rp1,8 juta, atau naik hingga 100 persen.

Investasi Batam Semester I 2026 Capai Rp38,97 Triliun, Amsakar: Kepercayaan Investor Terus Menguat


Meski berbagai langkah efisiensi telah dilakukan, beban operasional dinilai tidak lagi dapat ditahan. ALFI pun memberikan kelonggaran kepada anggotanya untuk menyesuaikan tarif demi menjaga keberlangsungan usaha.


Dalam jangka pendek, kenaikan BBM dipastikan berdampak pada tarif distribusi barang. Sementara dalam jangka panjang, masyarakat Batam berpotensi menghadapi kenaikan harga sembako, mengingat ketergantungan pasokan dari luar daerah.


Selain itu, tekanan biaya juga datang dari sektor pelayaran, di mana kenaikan tarif kapal pandu tunda diperkirakan akan semakin menambah beban logistik secara keseluruhan. (emr)


Cabang Keempat CassMira Salon & Spa Resmi Beroperasi, Ardiwinata Optimistis Wisata Wellness Batam Makin Berkembang

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Semangat Kemerdekaan, BPBD dan SAR Anambas Kibarkan Merah Putih di Tebing

02

Aksi Nasionalisme di Perairan Natuna, Basarnas Raih Penghargaan Panglima Kogabwilhan I

03

Merah Putih Berkibar di Tebing Terjal Anambas, SAR dan BPBD Maknai Kemerdekaan Lewat Pengabdian

04

Beverly Hotel Batam Tawarkan Promo HUT RI Ke-81, Dua Malam Hanya Rp 900 Ribu Plus Sarapan