Advertisement
Ekonomi Headline

Selandia Baru Uji Coba Listrik Wireless

Ariranews.com – Selandia Baru akan segera melakukan uji coba listrik wireless alias nirkabel. Dengan menghilangkan kebutuhan akan kabel tembaga tradisional yang panjang, teknologi tersebut dapat membawa listrik ke wilayah yang sulit dijangkau.

Teknologi tersebut dikembangkan pemerintah Selandia Baru melalui perusahaan rintisan bernama Emrod.

“Kami telah mengembangkan teknologi untuk transmisi daya nirkabel jarak jauh. Teknologi itu sendiri sudah ada cukup lama. Kedengarannya futuristik dan fantastis tetapi telah menjadi proses berulang sejak Tesla,” kata pendiri Emrod, Greg Kushnir, dilansir dari detikcom, Selasa (22/6/2021).

Dalam program percontohan pertama, Powerco, distributor listrik terbesar kedua di Selandia Baru, mengatakan akan menguji coba teknologi Emrod mulai tahun 2021.

Bupati Cen Sui Lan Perkuat Pasar Murah dan Bantuan Pangan untuk Warga Natuna

Perusahaan berencana untuk menyebarkan prototipe infrastruktur energi nirkabel di bentangan 130 kaki. Untuk memungkinkannya, Emrod menggunakan antena penyearah (atau rectenna) yang memancarkan gelombang elektromagnetik dari satu titik ke titik berikutnya, yang dipandang sebagai solusi yang sangat cocok untuk medan pegunungan Selandia Baru.

Elemen persegi khusus dipasang pada kutub interferensi untuk bertindak sebagai titik transmisi yang menjaga arus tetap mengalir dan area permukaan yang lebih besar untuk ‘menangkap’ seluruh gelombang.

Kushnir mengakui inovasinya ini punya hubungan dengan Nikola Tesla. Pada 1890-an Tesla mempertimbangkan daya nirkabel saat meneliti rangkaian transformator Tesla Coil yang inovatif untuk arus bolak-balik, tetapi tidak dapat membuktikan bahwa ia dapat mengendalikan seberkas listrik jarak jauh.

Jadi, jika semuanya berjalan dengan baik dalam program percontohan di Selandia Baru pada awal 2021, listrik nirkabel bakal diadopsi banyak negara salah satunya Amerika Serikat. Namun tantangan sebenarnya adalah untuk meyakinkan dan mendidik masyarakat.

“Kami mengantisipasi banyak penolakan yang serupa dengan hal-hal yang kami lihat dengan 5G. Orang-orang mengkhawatirkan radiasi tambahan di sekitar mereka, dan itu benar-benar bisa dimengerti,” katanya

“Tapi untungnya, sinar yang dikendalikan Emrod tidak memancarkan radiasi. Ini bukan pola ‘semburan’ seperti antena ponsel,” pungkas Kushnir, demikian dilansir dari Popular Mechanics, Selasa (15/6/2021).(emr)

Jaga Daya Beli Masyarakat, Bupati Cen Sui Lan Perkuat Pasar Murah dan Bantuan Pangan

Foto: Ilustrasi

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

48 Tim dari Indonesia dan Mancanegara Siap Berlaga di Batam Cup III 2026, Digelar 15–19 Desember

02

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

03

Pemkab Anambas dan DPRD Koordinasi dengan PLN, Upayakan Pasokan Listrik Jemaja Kembali Stabil

04

Pastikan Pelabuhan Tetap Aman, Bupati Aneng Turun Langsung Tinjau Roro Kuala Maras