Advertisement
Tanjungpinang

Sekelumit Kisah di Panti Asuhan Nur Arrohman Tanjungpinang, Kadang Mau Masak, Beras Tak Ada

Muhammad Ramli, pimpinan Panti Asuhan Nur Arrohman (kiri) menceritakan kondisi panti yang dipimpinnya.

AriraNews.com, Tanjungpinang – Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Untung maupun malang sering datang tiba-tiba dan tanpa disangka-sangka. Tak ada seorang pun manusia yang menghendaki kemalangan. Tapi, semua itu adalah rahasia Allah yang sudah tertulis di lauhul mahfudz.

Begitulah gambaran kehidupan penghuni Panti Asuhan Nur Arrohman yang terletak kilometer 14 arah Tanjung Uban. Susah dan sedih adalah makanan sehari-hari bagi mereka. Terkadang mau masak nasi, tapi beras tak punya. Uang pun tiada.

“Jujur, susah dan sedih sudah biasa bagi kami. Kadang mau masak nasi, tapi beras tak punya. Untung ada hambah Allah yang tak pernah mengeluh membantu kami pada saat-saat darurat tak punya beras,” kisah Muhammad Ramli, pimpinan Panti Asuhan Nur Arrohman, Rabu (7/2/2024).

Hal itu diceritakan Ramli usai menerima bantuan bahan makanan, berupa beras, telur, gula pasir, minyak goreng, mie instan, teh celup dan jajanan anak-anak dari pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Mahmud Marhaba dan Wina Jadi Pengantin Melayu di Pulau Mas Kawin

Bantuan bahan makanan pengurus PWI Kepri dalam rangka menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2024 yang jatuh pada tanggal 9 Februari itu, diserahkan langsung oleh Sekretaris dan Bendahara PWI Kepri, Amril dan Ady Indra Pawennari didampingi Ketua Panitia HPN PWI Kepri, Henky Mohari dan pengurus lainnya.

“Kami tak punya donatur tetap. Kami juga tak pernah keluar meminta-minta atau mengajukan proposal ke pihak-pihak tertentu. Kami hanya mengandalkan donasi dan bantuan tak mengikat dari hambah-hambah Allah yang terpanggil hati nuraninya,” beber Ramli yang sudah 2 tahun memimpin panti asuhan itu.

Satu hal yang sangat menyentuh dari cerita Ramli, adalah kisah dua orang gadis remaja anak asuhnya yang sekolah di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang.

Karena tak kuat dengan biaya pakaian seragam sekolah dan biaya lainnya, Ramli memindahkan kedua anak asuhnya itu ke sekolah yang memberikan fasilitas biaya pendidikan gratis.

“Alhamdulillah, kedua anak kami yang kembar ini sudah diterima di sekolah yang memberinya fasilitas biaya gratis. Tapi, sampai saat ini surat pindahnya masih ditahan pihak sekolah MAN Tanjungpinang karena ada tunggakan biaya seragam sekolah yang belum dibayar sebesar Rp1,8 juta per orang,” jelas Ramli terbata-bata.

Berbagai cara dan upaya terus dilakukan Ramli demi kelangsungan pendidikan kedua anak asuhnya. Termasuk, meminta dispensasi atau keringanan pembayaran yang totalnya mencapai Rp3,6 juta. Tapi, semuanya tak digubris pihak sekolah.

Pulau Penyengat, dari Maskawin Engku Putri hingga Lahirnya Bahasa Indonesia

“Jangankan melunasinya, membayar separuh saja kami tak mampu. Makanya, kami minta keringanan. Kalau bisa, kami cicil dulu, supaya anak-anak kami ini dapat surat pindah,” katanya.

Mendengar penuturan Ramli itu, Bendahara PWI Kepri, Ady Indra Pawennari secara spontanitas langsung mencabut dompetnya dan menyanggupi melunasi tagihan uang pakaian seragam di MAN Tanjungpinang untuk satu orang anak panti asuhan tersebut.

“Maaf pak, saya bantu lunasi tagihannya untuk satu orang ya. Sisanya, mudah-mudahan ada hambah Allah yang tergerak hatinya untuk membantu menyelesaikan masalah ini,” ujar Ady.

Pembaca yang budiman, melalui tulisan ini, kami mencoba mengajak kita semua yang memiliki kemampuan keuangan yang berlebih, kiranya dapat berbagi kepada saudara-saudara kita yang membutuhkan melalui transfer antar bank ke rekening nomor : 5567 0101 4694 539 BRI Tanjungpinang atas nama Panti Asuhan Nur Ar Rohman.

Bagi yang ingin berbagi rasa dan berkunjung langsung ke Panti Asuhan Nur Arrohman, dapat menghubungi pimpinan Panti Asuhan, Muhammad Ramli pada nomor handphone atau whatsapp 0821-8795-2854.(hms)

Dari Gotong Royong Kaum Perempuan hingga Putih Telur, Kisah Unik Pembangunan Masjid Sultan Riau di Pulau Penyengat

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

BALAPAN BUMIL Inovasi Batam Pantau Ibu Hamil Sejak Dini

02

Panitia Rakernas III PJS Apresiasi Dukungan Pemerintah dan Swasta, Batam Sukses Jadi Tuan Rumah Agenda Nasional

03

Pesta Transformasi dan Parheheon Sekolah Minggu HKBP Batam Center Pererat Kebersamaan Jemaat

04

Ekonomi Kepri Melaju 7,52 Persen, Kontribusi Batam Capai 66,63 Persen