Headline

Saksi Kunci Kasus Benih Lobster Meninggal Dunia

Ariranews.com, Batam: Direktur PT PLI, Deden Deni, saksi kasus suap ekspor benih lobster yang menjerat Edhy Prabowo meninggal dunia. Sebelumnya Deden sudah dicekal ke luar negeri oleh KPK.

Deden meninggal dunia pada 31 Desember 2020. Belum diketahui detail terkait kematian Deden.

“Informasi yang kami terima, yang bersangkutan (Deden) meninggal (dunia),” ujar Plt Jubir KPK Ali Fikri kepada wartawan, dikutip dari detik.com, Senin (4/1/2020).

Meski begitu, Ali menerangkan proses penyidikan kasus ekspor benur yang menjerat eks Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo tidak terganggu.

Kredit Tumbuh 13,58 Persen, Transaksi QRIS Melesat

“Sejauh ini masih berjalan dan tentu masih banyak saksi dan alat bukti lain yang memperkuat pembuktian rangkaian perbuatan dugaan korupsi para tersangka,” lanjut Ali.

Diberitakan sebelumnya, KPK melakukan pencekalan ke luar negeri terhadap Deden Deni. Hal itu dilakukan dalam rangka kepentingan pemeriksaan terkait kasus suap ekspor benih lobster atau benur yang menjerat Edhy Prabowo.

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi Kemenkum HAM RI terkait pencekalan ini. Pelarangan ke luar negeri bagi Deden berlaku hingga 6 bulan ke depan.

“KPK telah mengirimkan surat ke Ditjen Imigrasi Kumham RI untuk melakukan pelarangan ke luar negeri selama 6 bulan ke depan terhitung sejak tanggal 4 Desember 2020 terhadap beberapa orang saksi dalam perkara dugaan korupsi di KKP atas nama EP (Edhy Prabowo) dkk,” kata Ali kepada wartawan, Jumat (18/12).

Selain Deden Deni, KPK mencekal tiga orang lainnya, yaitu istri Edhy Prabowo yang bernama Iis Rosyita, Neti Herawati selaku swasta, dan Dipo Tjahjo P selaku swasta.

“Pencegahan ke luar negeri tersebut tentu dalam rangka kepentingan pemeriksaan agar pada saat diperlukan untuk diagendakan pemeriksaan para saksi tersebut tidak sedang berada di luar negeri,” ujar Ali.

BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, Rupiah Menguat di Tengah Gejolak Global

Dalam perkara ini, KPK menjerat Edhy Prabowo sebagai tersangka dalam jabatannya sebagai Menteri KKP. Belakangan, Edhy mengajukan pengunduran diri sebagai menteri. Selain itu, ada enam orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka.

Berikut ini daftarnya:

Sebagai penerima:
1. Edhy Prabowo (EP), Menteri KKP (kini nonaktif);
2. Safri (SAF), Stafsus Menteri KKP;
3. Andreau Pribadi Misanta (APM), Stafsus Menteri KKP;
4. Siswadi (SWD), Pengurus PT Aero Citra Kargo (PT ACK);
5. Ainul Faqih (AF), Staf istri Menteri KKP; dan
6. Amiril Mukminin (AM)
Sebagai pemberi:
7. Suharjito (SJT), Direktur PT DPP. (emr)

sumber: detik.com

Peringatan Hari Pramuka ke-65, Jefridin Ajak Anggota Amalkan Nilai Tri Satya dan Dasa Darma

foto: istimewa

Redaksi

Recent Posts

Sederhana Penuh Makna, Bupati Aneng Bersama Istri Rawat Kebersihan Lingkungan Taman Bermadah

AriraNews.com, Tarempa - Di tengah padatnya aktivitas dan tanggung jawab pemerintahan, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng,…

10 menit ago

Firmansyah Pimpin IPHI Batam

AriraNews.com, Batam - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, resmi memimpin Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia…

23 menit ago

Amsakar Tegaskan KSP Pasar Induk Jodoh Tetap Berjalan, Selama UJKM Penuhi Kontrak

AriraNews.com, Batam — Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan kerja sama pemanfaatan (KSP) aset Pasar…

30 menit ago

Maulid Nabi di Tanjung Piayu, Amsakar Ajak Warga Teladani Akhlak Rasulullah

AriraNews.com, Batam – Ribuan jemaah memadati Lapangan Bola Usman Harun, Tanjung Piayu, Sungai Beduk, Senin…

38 menit ago

Alamak!  Motor Digembok Cakram Tetap Raib

AriraNews.com, Batam — Malang nasib M Garik. Sepeda motornya hilang saat ditinggal mancing di Danau…

1 jam ago

Tiga Hari Penuh Kebersamaan, RW 12 Tanjung Sengkuang Ukir Tradisi Baru Semarak Kemerdekaan

AriraNews.com, Batam - Semangat kemerdekaan benar-benar terasa di RW 12, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu…

2 jam ago