SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam Ekonomi Headline

PWI Kepri Gelar Diskus Bareng ALMI, Tentukan Arah Industri Maritim di Kepri

Jelang diskusi, pengurus PWI Kepri dan ALMI menggelar pertemuan untuk mematangkan acara.

AriraNews.com, Batam – Direncanakan jelang puasa mendatang, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri bekerja sama dengan ALMI (Aliansi Maritim Indonesia) akan menggelar diskusi terkait perkembangan industri maritim, khususnya di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Di mana saat ini diketahui sektor ini belum tergarap maksimal. Padahal, Kepri memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan dan dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat.

Rencananya dalam diskusi itu nantinya akan menghadirkan berbagai pihak, mulai dari perencana undang-undang, pengambil kebijakan, pengusaha, hingga praktisi di bidang kemaritiman.

“Outputnya nanti diharapkan membawa industri maritim di Kepri makin berkembang dan mendapatkan arah yang jelas, mau dibawa kemana industri maritim ini,” kata Ketua PWI Kepri, Candra Ibrahim, usai berdiskusi dengan pengurus ALMI di salah satu restoran di daerah Batam Center, akhir pekan lalu.

Fary Djemy Francis Tutup Batam Prime Internasional Grassroot Football Festival 2026, Cetak Talenta Sepak Bola Masa Depan

Hadir juga dalam pertemuan tersebut, Sekretaris PWI Kepri, Novianto, Bendahara, Andi Gino, dan beberapa orang anggota PWI. Sedangkan dari ALMI hadir langsung, Ketua ALMI, Osman Hasyim dan beberapa orang jajaran pengurus.

“Diskusi sendiri akan kita gelar beberapa hari jelang puasa, akhir bulan Maret ini,” ungkap Candra.

Sebagaimana diketahui kata Candra, setelah diterpa resesi tahun 2015, perubahan regulasi, kemudian dihantam pandemi Covid-19 dua tahun (2020-2022), sektor maritim yang sempat terpuruk kini mulai bergairah kembali. Bahkan dari informasi ALMI, salah satu sub sektor, galangan kapal, kebanjiran order dan kekurangan tenaga kerja. Sehingga kata Candra, PWI bersepakat dengan ALMI mendorong industri maritim ini terus dijaga pertumbuhannya.

“Sektor informal yang paling banyak menyerap tenaga kerja di Batam ini harus terus dijaga dan dikawal pertumbuhannya demi menjaga perekonomian dan tersedianya lapangan kerja,” kata Candra.

Sementara, Ketua ALMI, Osman Hasyim mengatakan berbicara industri maritim cukup luas, tak hanya sebatas pada industri galangan kapal atau oil and gas.

“Wisata maritim juga masuk,” ungkapnya.

PLN Batam Tak Hanya Upacara HUT RI ke-81, Tapi Juga Berbagi Perlindungan Sosial Lewat Program BPJS Sertakan

Osman mengaku resah karena industri maritim di Kepri belum digarap secara maksimal. Contohnya saja, masih banyaknya regulasi yang akhirnya menyusahkan pengusaha. Sehingga membuat industri sulit berkembang.

“Sehingga diharapkan dengan diskusi nantinya dapat membuat kita satu pemahaman, yok kita sama-sama memajukan sektor ini, karena potensinya sangat besar. Kalau sektor ini dikelola dengan baik, sejahtera Kepri ini,” kata Osman Hasyim.(emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Fary Djemy Francis Tutup Batam Prime Internasional Grassroot Football Festival 2026, Cetak Talenta Sepak Bola Masa Depan

02

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, MDR QRIS 0% Diperluas

03

PLN Batam Tak Hanya Upacara HUT RI ke-81, Tapi Juga Berbagi Perlindungan Sosial Lewat Program BPJS Sertakan

04

Upacara HUT RI ke-81 di Natuna Berlangsung Sukses, Bakesbangpol Apresiasi Antusiasme Warga