Headline

Pupuk Indonesia Salurkan 2.574 Paket Beras SPHP, Masyarakat Senang Dapat Harga Murah

AriraNews.com, Jakarta – PT Pupuk Indonesia (Persero) menyalurkan sebanyak 2.574 paket beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam rangka mendukung Gerakan Pangan Murah (GPM) yang berlangsung pada 8–19 September 2025 di lapangan parkir kantor pusat Pupuk Indonesia, Jakarta Barat.

Program ini disambut antusias masyarakat sekitar. Fahmi, warga Kemanggisan, mengaku sangat terbantu dengan adanya beras murah tersebut.

“Saya merasa senang dengan program Pupuk Indonesia yang menyediakan beras SPHP, karena bisa beli dengan harga lebih murah,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Burhanudin, seorang driver ojek online asal Kemanggisan, juga merasa terbantu.

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Tak Sekadar Serapan Anggaran, tapi Harus Berdampak

“Terima kasih Pupuk Indonesia dengan program beras murahnya, kami benar-benar terbantu,” ujarnya.

Penyaluran beras SPHP ini merupakan bagian dari rangkaian Pupuk Indonesia Innovation Award (PIIA) 2025. Acara simbolis penyerahan dilakukan oleh Komisaris Utama Pupuk Indonesia, Sudaryono, bersama Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, kepada tiga perwakilan masyarakat, Kamis (4/9/2025).

“Hari ini melalui langkah sederhana, Pupuk Indonesia mendukung Gerakan Pangan Murah Pemerintah. Kami membagikan voucher untuk masyarakat agar bisa membeli beras SPHP,” kata Rahmad.

Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pupuk Indonesia memberikan voucher yang dapat ditebus dengan harga terjangkau. Masyarakat cukup membayar Rp30.000 per paket beras 5 kg, jauh di bawah harga eceran tertinggi (HET) Rp62.500.

“Voucher ini bisa dimanfaatkan masyarakat dan tenaga outsourcing. Mudah-mudahan, ini bukan hanya inovasi, tetapi juga kebermanfaatan sosial yang nyata,” tambah Rahmad.

Sebagai BUMN yang turut berperan dalam Gerakan Pangan Murah, Pupuk Indonesia bersinergi dengan sejumlah kementerian, TNI-Polri, Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Pos Indonesia, ID Food, hingga PT Perkebunan Nusantara.

Tenun Engku Putri Membawa Cerita Melayu ke Pentas Dunia

“Setiap bulir beras yang dibagikan bukan sekadar pangan, melainkan simbol kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Inovasi dan kebermanfaatan sosial harus berjalan seiring, demi menjaga ketahanan pangan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat,” tutup Rahmad.

Untuk diketahui, pemerintah menargetkan penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP pada periode Juli–Desember 2025, dengan alokasi sekitar 43.665 ton khusus untuk program Gerakan Pangan Murah. (dod)

Dodi

Recent Posts

Australia Lirik Potensi Natuna, Sektor Perikanan dan Pariwisata Jadi Peluang Kerja Sama

Natuna, Ariranews.com – Potensi perikanan, pariwisata, dan kemaritiman Kabupaten Natuna menjadi perhatian dalam penjajakan peluang…

3 jam ago

Penuhi Kebutuhan Air, Batam Bidik Sumber Air Baku dari Lingga

AriraNews.com, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai mendorong solusi jangka panjang untuk menjamin ketersediaan…

19 jam ago

Bawa, Kirim Hewan dan Tumbuhan Antar Wilayah Wajib Lapor Karantina

AriraNews.com, Batam – Kepatuhan menjadi kunci dalam memastikan penyelenggaraan karantina berjalan efektif. Memahami aturan, memenuhi…

19 jam ago

‎Bantuan Sembako Presiden Tiba di Anambas, Bupati Aneng Dorong Penyaluran Secara Merata

AriraNews.com, ‎ANAMBAS — Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga…

19 jam ago

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Tak Sekadar Serapan Anggaran, tapi Harus Berdampak

AriraNews.com, BATAM — Pemerintah Kota (Pemko) Batam mengarahkan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)…

20 jam ago

Dorong Anak Muda Melek Finansial, CIMB Niaga Hadirkan OCTO untuk Pejuang Mimpi

AriraNews.com, Batam - Tiga siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau…

22 jam ago