Advertisement
Batam DPRD Batam

Peringatan May Day, Ketua DPRD Batam Nuryanto Ajak Buruh Berkolaborasi Bangun Daerah

Ketua DPRD Batam, Nuryanto bersama jajaran Forkopimda Batam menemui massa buruh dan apresiasi peringatan May Day berjalan aman.

AriraNews.com, Batam – Buruh di Batam yang tergabung dalam berbagai aliansi memperingati May Day dengan melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRD Batam dan Wali Kota Batam, Batam Center, Senin (1/5/2023).

Jajaran Forkopimda Batam menyambut kehadiran buruh, termasuk Ketua DPRD Batam, Nuryanto atau yang lebih dikenal dengan panggilan Cak Nur. Bahkan jajaran Forkopimda Batam membawakan nasi tumpeng dan memberikannya pada buruh.  Cak Nur pun menyuapi salah seorang perwakilan buruh sebagai bentuk apresiasi dalam peringatan May Day tersebut.

“Atas nama pribadi dan unsur-unsur pimpinan dan anggota di DPRD Kota Batam, saya ucapkan selamat Hari Buruh Sedunia. Mudah-mudahan dengan semangat kebersamaan kita, buruh dan Pemerintah Daerah bisa berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan Kota Batam,” tegasnya.

Jajaran Forkopimda Batam menyambut kehadiran buruh.
Buruh dari berbagai aliansi memperingati May Day di Batam.

Politisi PDI Perjuangan ini juga mengatakan bahwa antara buruh, pekerja serta Pemerintah Daerah dan DPRD Kota Batam memiliki kewajiban yang sama untuk menumbuhkembangkan iklim investasi dengan cara menjaga keamanan Kota Batam.

48 Tim dari Indonesia dan Mancanegara Siap Berlaga di Batam Cup III 2026, Digelar 15–19 Desember

“Dengan adanya hal ini, setidaknya bisa memunculkan kesejahteraan sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih baik lagi,” kata pria yang akrab disapa Cak Nur ini.

Sementara itu, Ketua PC SPL Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Suprapto menegaskan ada ribuan massa buruh yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Ketua DPRD Batam, Nuryanto ikut bergabung menyantap makanan bersama jajaran Forkopimda dan personel keamanan yang mengamankan peringatan Hari Buruh di Batam.

Tercatat ada enam tuntutan yang disuarakan para buruh dan pekerja di Batam. Di antaranya pemerintah untuk mencabut Onimbus Law, UU Cipta Kerja. Kemudian, cabut parliamentary threshold dan mengesahkan rancangan UU perlindungan pekerja rumah tangga. Serta menolak Rancangan UU Kesehatan dan Reformasi Agraria dan Kedaulatan Pangan. Terakhir memilih Presiden 2024 yang pro buruh dan kelas pekerja.

Sementara itu, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Batam, Yapet Ramon juga mengatakan dalam momen tersebut, buruh juga meminta adanya peningkatan layanan energi listrik dan air minum di Batam.

“Para buruh juga meminta peningkatan kinerja pengelolaan air dan energi listrik untuk masyarakat Batam yang dinilai tidak berjalan dengan baik sampai saat ini. Dan aksi ini diharapkan dapat memperjuangkan hak-hak buruh dan menuntut pemerintah untuk memperbaiki layanan publik yang belum memuaskan,” tegasnya.(emr)

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

48 Tim dari Indonesia dan Mancanegara Siap Berlaga di Batam Cup III 2026, Digelar 15–19 Desember

02

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

03

Pemkab Anambas dan DPRD Koordinasi dengan PLN, Upayakan Pasokan Listrik Jemaja Kembali Stabil

04

Pastikan Pelabuhan Tetap Aman, Bupati Aneng Turun Langsung Tinjau Roro Kuala Maras