Headline

Perindah Tata Kota, PLN Batam Tanam Jaringan Listrik di Bawah Tanah

AriraNews.com, Batam – Urusan penataan jaringan listrik Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sangat berbeda dari kota-kota lainnya di Indonesia. Bahkan orang yang pertama kali berkunjung ke kota yang berhadapan langsung dengan Singapura ini banyak yang kaget, karena tak melihat tiang listrik dan kabel-kabel listrik berseliweran di sepanjang jalan.

Tidak adanya jaringan kabel listrik di sisi kanan dan kiri jalan ini berbeda dengan kota lain di Indonesia. Di mana jaringan listrik terlihat semrawut dan merusak estetika kota itu sendiri.

Contohnya di daerah Batam Center, Nagoya, Legenda, Baloi, termasuk jalan protokol lain di Kota Batam tak terlihat jaringan listrik di jalanan. Hal berbeda di daerah Tanjungpiayu, Batuaji masih ada sebagian terlihat kabel jaringan listrik.

Usut punya usut, kabel listrik di Kota Batam ternyata berada di bawah tanah atau under ground. Bahkan jaringan bawah tanah telah mencapai 95 persen.

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

“Terkait dengan hal tersebut jaringan listrik PLN Batam yang Saluran Kabel Tegangan Menengah ada 1678,48 kms atau ini setara dengan 95 persen jaringannya sudah under ground,” kata Vice Presiden of Publik Relation PLN Batam, Bukti Panggabean, Kamis (25/8/2022). Sedangkan total Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) 413,60 kms  dengan total jaringan 2092,08 kms.

Adapun sisa 5 persen yang belum jaringan bawah tanah tersebut berada di luar Pusat Kota. Upaya merapikan kota sendiri sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu.

“Pembangunan jaringan under ground ini tak secara langsung dilakukan sekaligus. Namun dilakukan secara bertahap dan implementasinya sudah dilaksanakan sejak tahun 1993 hingga sekarang,” kata Bukti.

Selain terlihat rapi, kelebihannya jaringan bawah tanah akan mengurangi gangguan petir dan pohon tumbang. Kekurangannya adalah pada saat pemeliharaan memang lebih sulit karena kita tidak dapat melihat secara kasat mata dan harus melakukan deteksi.

“Untuk kriteria pembangunan jaringan listrik under ground tidak ada syarat-syarat khusus. Namun berdasarkan master plan dari kita untuk mensyaratkan (SKTM) dan gunanya agar pelayanan kelistrikan di Kota Batam lebih handal dan secara estetika juga baik,” tutup Bukti Panggabean.(*/ara)

Jejak Kapal Mencurigakan Terendus, Narkoba Jenis Ketamin Senilai Rp 1,2 Triliun Diamankan di Perairan Anambas
Redaksi

Recent Posts

Cen Sui Lan Benahi Bansos Natuna, Data Penerima Terus Diperbarui agar Tepat Sasaran

Natuna, Ariranews.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan terus mendorong pembenahan penyaluran bantuan sosial (bansos)…

1 jam ago

Cen Sui Lan Tegaskan Setiap Rupiah Dana Desa Harus Berdampak bagi Masyarakat

Natuna, Ariranews.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan pengelolaan keuangan desa harus berorientasi pada…

2 jam ago

Klik PPID, Satu Pintu untuk Seluruh Informasi Publik di Pemprov Kepri

AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Anda selama ini kesulitan untuk mendapatkan data dan informasi publik di lingkungan…

5 jam ago

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

AriraNews.com, Batam - Seiring kinerja pertumbuhan investasi dan ekonomi yang menggembirakan, Batam membangun fondasi kota…

5 jam ago

Jejak Kapal Mencurigakan Terendus, Narkoba Jenis Ketamin Senilai Rp 1,2 Triliun Diamankan di Perairan Anambas

AriraNews.com, BATAM — Tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Kepulauan Riau, BNN RI, dan Direktorat Jenderal…

15 jam ago

KI Kepri Kick Off e-Monev 2026, Diskominfo Kepri Luncurkan Inovasi “Klik PPID”

AriraNews.com, Batam - TANJUNGPINANG – Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Riau resmi menggelar monitoring dan…

19 jam ago