Ariranews.com, Batam: Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Seligi 2021, di Lapangan Upacara Polda Kepri, Rabu (5/5/2021). Operasi tersebut dalam rangka pengamanan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.
Pada apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Pangkogabwilhan I, Laksdya TNI I Nyoman Gede Ariawan, Kapolda Kepri, Irjen Pol Aris Budiman, Danrem 033/WP, Wakapolda Kepri, Danlantamal IV Tanjungpinang, Danguskamla Koarmada I, Kabinda Kepulauan Riau, Ka. BNN Provinsi Kepri, Kajati Provinsi Kepri, Irwasda Polda Kepri serta PJU Polda Kepri dan unsur Forkopimda Provinsi Kepri dan Kota Batam.
Membacakan Amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Gubernur Provinsi Kepri, Ansar Ahmad, menyampaikan apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2021 dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1442 H, baik aspek personel maupun sarana prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda, dan mitra kamtibmas lainnya.
Operasi Ketupat Seligi akan dilaksanakan selama 12 hari, mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Mei 2021 dengan mengedepankan kegiatan pencegahan didukung deteksi dini dan penegakan hukum dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H dan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19 sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman.
Usai acara, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt mengatakan pada Operasi Ketupat Seligi tahun ini sebanyak 896 personel dilibatkan dan ditambah personel dari instansi terkait sebanyak 723 yang terdiri dari TNI, Linmas, Satpol, Dishub, Jasa Raharja, Damkar, Pramuka, Dinkes, Senkom, Basarnas, Orari, ASDP, PLN, Angkasapura dan Pelindo.
″Selain pelibatan personel kita juga menempatkan 241 personil pada 5 satuan tugas seperti di Satgas Preemtif, Satgas Preventif, Satgas Kamseltibcar Lantas, Satgas Gakkum dan Satgas Banops. Selama Operasi juga terdapat 3.368 lokasi yang dilakukan pengamanan di wilayah Provinsi Kepri yang terdiri dari Sentra perekonomian, hotel, pelabuhan, terminal, bandara, gudang sembako, SPBU, tempat wisata, lokasi salat Ied, mall, dan pasar.
“Dengan 14 Pos Pengamanan, 12 Pos Pelayanan, 21 Pos Terpadu dan 7 Pos bergerak,″ ungkap Harry Goldenhardt S.(emr/*)
AriraNews.com, Batam — Bagi masyarakat Kota Batam yang memiliki karya lagu dan musik ciptaan sendiri,…
Natuna, Ariranews.com — Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna mengambil langkah pencegahan terhadap penyakit demam berdarah…
AriraNews.com, BATAM — Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akan memperkuat langkah pencegahan peredaran narkotika menyusul…
AriraNews.com, BATAM — Sekitar 80 peserta dari Johor, Malaysia, memulai perjalanan menjelajahi sejumlah destinasi unggulan…
AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam merampungkan perbaikan ruas Jalan Gajah Mada di kawasan…
AriraNews.com, Batam – Kurang dari dua tahun setelah membuka McDonald’s Tanjung Uncang pada Februari 2025,…