Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menghadiri silaturahmi dengan warga Batam asal Kabupaten Kampar, di Golden Prawn, Minggu (28/1/2024).
AriraNews.com, Batam – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menghadiri silaturahmi dengan warga Batam asal Kabupaten Kampar, di Golden Prawn, Minggu (28/1/2024).
Dihadapan warga yang berasal dari kabupaten berjuluk Serambi Mekkah itu, Muhammad Rudi memyampaikan bahwa pembangunan Kota Batam saat ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur saja.
Namun pembangunan di Kota Batam saat ini juga berfokus dalam mewujudkan visi Kota Batam sebagai Kota Madani.
Seperti pembangunan Masjid Tanjak, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah hingga Masjid Agung Batam atau disebut Masjid Raya Batam.
“Saya bangun ini semua tidak lain ingin ekonomi Batam terus maju, dengan meningkatnya pendapatan masyarakat. Namun disisi lain, Batam sebagai kota Madani juga terus kita jalankan,” katanya.
Muhammad Rudi memahami, seiring majunya Kota Batam sebagai kota modern, juga akan diikuti dengan tantangan-tantangan lainnya.
Untuk itu, Muhammad Rudi mengajak warga Batam asal Kabupaten Kampar untuk terus mendukung pembangunan Kota Batam. Sehingga Batam terus maju menjadi Bandar Dunia Madani yang Modern dan Sejahtera serta menjadi lokomotif ekonomi nasional.
“Saya ingin sampaikan terimakasih, berkat dukungan dari semua pihak selama ini, Batam terus berkembang,” imbuhnya. (agm)
AriraNews.com, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menegaskan komitmennya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih,…
AriraNews.com, Batam - Pemerintah Kota (Pemko) Batam akan menggelar Resepsi Kenegaraan dalam rangka memperingati Hari…
Natuna, Ariranews.com – Komandan Lanud Raden Sadjad (RSA), Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi,…
AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan kegiatan yang berlangsung di kawasan pembangunan Sekolah…
AriraNews.com, Batam — Sekitar 80 peserta dari Johor, Malaysia, siap menjelajahi sejumlah destinasi wisata di…
Natuna, Ariranews.com — Pemerintah Kabupaten Natuna melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) menargetkan sedikitnya 30…