Batam

Muhammad Rudi Salurkan Cadangan Beras Pemerintah Kepada 6.178 KPM

AriraNews.com, Batam – Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Muhammad Rudi, menyalurkan bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada 6.178 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Bengkong dan Kecamatan Sekupang, Senin (5/2/2024).

Penyaluran bantuan pangan CBP tersebut, diserahkan kepada 3.069 KPM di Kecamatan Bengkong dan kepada 3.109 KPM di Kecamatan Sekupang.

Muhammad Rudi mengatakan, bantuan pangan beras ini adalah program pemerintah yang menyalurkan 10 kilogram beras kepada setiap KPM. Bantuan ini diberikan dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS) yang disalurkan melalui Bulog dan PT Pos Indonesia.

Kepala BP Batam/Wali Kota Batam Muhammad Rudi, menyalurkan bantuan pangan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kepada 6.178 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Bengkong dan Kecamatan Sekupang.

Bantuan pangan beras tersebut merupakan arahan langsung dari Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) untuk menjaga stabilitas pangan dan menekan angka inflasi di Indonesia. Selain itu, bantuan beras merupakan upaya untuk mengantisipasi krisis pangan di akhir tahun hingga awal tahun 2024.

Batam Prime International Football Series 2026 Resmi Ditutup, Dorong Batam Jadi Destinasi Sport Tourism

“Bapak Presiden Jokowi pada awal tahun ini telah memerintahkan kami di daerah, untuk segera menyalurkan bantuan beras ini kepada bapak dan ibu semua. Mudah-mudahan, bantuan ini dapat disalurkan dengan lancar selama 6 bulan kedepan,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi melanjutkan, bantuan CBP ini sebagai bentuk perhatian pemerintah pusat hingga daerah kepada seluruh masyarakat. Selain CBP dari pemerintah pusat, pemerintah daerah juga memberikan bantuan sembako bersubsidi selama tiga tahap.

Sehingga, masyarakat yang termasuk dalam KPM, akan mendapatkan bantuan selama 9 bulan dalam satu tahun.

Disisi lain, Muhammad Rudi juga berharap, pemerintah daerah bisa memberikan bantuan kepada KPM selama 6 bulan. Hal itu bisa dilakukan, dengan catatan ekonomi Kota Batam harus terus tumbuh kearah yang lebih baik.

“Maka untuk meningkatkan ekonomi Kota Batam, saat ini kita bangun semuanya. Alasannyq tidak ada lain, supaya investasi banyak masuk, sehingga ekonomi Kota Batam terus meningkat,” katanya.

Oleh sebab itu, Muhammad Rudi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk terus menjaga situasi yang kondusif di Kota Batam. Sehingga, akan semakin banyak investasi yang masuk maka Batam akan menjadi suatu kota baru.

Keamanan Jadi Kunci, Polda Kepri Gaungkan “Secure Kepri, Secure Your Investments” untuk Dorong Investasi

“Kalau Batam kota baru, anak-anak kita akan bisa bekerja dimana saja. Karena itu tugas saya sebagai Kepala BP Batam dan Walikota Batam,” imbuhnya. (agm)

Redaksi

Recent Posts

Lanal Ranai dan Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api, 30 Hektare Lahan Gambut Natuna Terbakar

Natuna, Ariranews.com — Kebakaran melanda lahan gambut seluas sekitar 30 hektare di kawasan Tanjung Semedang,…

4 jam ago

Pangkosek II Kunjungi Satrad 201 Ranai, Koordinasi Pertahanan Udara di Natuna Diperkuat

Natuna, Ariranews.com — Komandan Lanud Raden Sadjad Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E.,…

4 jam ago

Batam Prime International Football Series 2026 Resmi Ditutup, Dorong Batam Jadi Destinasi Sport Tourism

AriraNews.com, Batam - Setelah berlangsung selama dua hari, rangkaian Batam Prime International Football Series 2026…

5 jam ago

Keamanan Jadi Kunci, Polda Kepri Gaungkan “Secure Kepri, Secure Your Investments” untuk Dorong Investasi

AriraNews.com, Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menempatkan keamanan sebagai fondasi utama untuk…

5 jam ago

Polda Kepri-KJK Bersinergi: Dari Penguatan Kompetensi Jurnalis hingga Jaminan Keamanan Investasi

AriraNews.com, BATAM - Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) bersilaturahmi dengan Kapolda Kepri,  Irjen Pol Asep Safrudin,…

7 jam ago

94 Karhutla Terjadi di Natuna hingga Agustus, Bupati Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

Natuna, Ariranews.com — Sebanyak 94 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tercatat di Kabupaten Natuna,…

13 jam ago