Kepri

Kemenkes Siapkan Tenaga Medis untuk Daerah Terpencil, Natuna Bisa Ajukan Kebutuhan

Natuna, Ariranews.com — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyiapkan program pengiriman tenaga medis untuk daerah-daerah terpencil yang masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan. Melalui program tersebut, kebutuhan tenaga medis di wilayah dengan keterbatasan sumber daya kesehatan dapat ditangani melalui dukungan langsung dari pemerintah pusat.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P., FISR., mengatakan Kemenkes telah memiliki skema untuk membantu daerah terpencil yang menghadapi persoalan kekurangan tenaga medis, termasuk dengan mengirimkan tenaga kesehatan yang pembiayaannya ditanggung Kemenkes.

Hal itu disampaikan Benjamin saat mengikuti pertemuan kunjungan kerja Delegasi MPR RI bersama pemerintah daerah dan sejumlah kementerian/lembaga di Ruang Rapat I, Lantai 2 Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai, Rabu (30/9/2026).

“Kalau di daerah terpencil masih kekurangan tenaga medis, Kemenkes sudah memiliki program. Kemenkes yang akan mengirimkan tenaga medisnya dan dibayar oleh Kemenkes,” ujar Benjamin.

Kredit UMKM Natuna Tumbuh 52,6 Persen, KUR Masih Jadi Sorotan

Menurut dia, program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah memastikan pelayanan kesehatan tetap tersedia di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan tenaga medis.

Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus bagi daerah terpencil dan kepulauan seperti Natuna yang memiliki tantangan geografis dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan.

Karena itu, pemerintah daerah melalui dinas kesehatan dapat menyampaikan kondisi dan kebutuhan tenaga medis di wilayahnya kepada Kemenkes. Data tersebut diperlukan untuk melihat kebutuhan secara lebih spesifik, baik berdasarkan jumlah maupun jenis tenaga kesehatan.

Untuk Kabupaten Natuna, kebutuhan tenaga medis masih perlu dipetakan lebih lanjut, terutama terkait jumlah kekurangan tenaga, jenis tenaga kesehatan yang dibutuhkan serta fasilitas pelayanan kesehatan yang masih mengalami keterbatasan sumber daya manusia.

Program Kemenkes tersebut membuka peluang bagi daerah terpencil untuk mendapatkan dukungan tenaga kesehatan dari pemerintah pusat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat tetap berjalan meski menghadapi keterbatasan tenaga medis.

(Dod)

Bengkong Swadebi dan 167 Titik Jadi Perhatian Penanganan Banjir, Amsakar-Li Claudia Siapkan Langkah Konkret
Dodi

Recent Posts

Kredit UMKM Natuna Tumbuh 52,6 Persen, KUR Masih Jadi Sorotan

Natuna, Ariranews.com – Kredit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Natuna tumbuh 52,6…

3 jam ago

Bengkong Swadebi dan 167 Titik Jadi Perhatian Penanganan Banjir, Amsakar-Li Claudia Siapkan Langkah Konkret

AriraNews.com, Batam - Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pemerintah…

15 jam ago

DBH Natuna Dipangkas 50 Persen, Daerah Alami Tekanan Fiskal dan Gandeng OJK Jaga Ekonomi

Natuna, Ariranews.com – Pemerintah Kabupaten Natuna menghadapi tekanan fiskal setelah Dana Bagi Hasil (DBH) yang…

17 jam ago

BPJS Kesehatan Gandeng PT Sumitomo Wiring System, 50 Warga Dibantu Iuran JKN

Batam, Ariranews.com – BPJS Kesehatan Cabang Batam menggandeng PT Sumitomo Wiring System untuk memperluas perlindungan…

17 jam ago

Jalan Gajah Mada Batam Kembali Bergerak, BP Batam Pantau 50 Titik dan Siapkan Penguatan Struktur

Batam, AriraNews.com – Jalan Gajah Mada, khususnya di kawasan tanjakan Hotel Vista, kembali mengalami perubahan…

17 jam ago

Ditkrimsus Polda Kepri Sita Tiga Mesin Pesawat Senilai Rp 30 Miliar, Diduga Akan Diecer Jadi Suku Cadang

AriraNews.com, BATAM – Polda Kepulauan Riau (Kepri) menyita tiga unit mesin turbo pesawat yang diduga…

21 jam ago