Advertisement
Headline

Karimun Fokus Tingkatkan Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan pada 2026

Karimun, ariranews.com- Pemerintah Kabupaten Karimun mulai membahas Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2026 bersama DPRD Karimun dalam rapat yang digelar di Balai Rong Sri, Senin (24/11/2025).

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyampaikan bahwa arah kebijakan anggaran tahun 2026 akan difokuskan pada peningkatan infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan guna memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

“Belanja daerah tahun 2026 mencapai Rp1,3 triliun, dengan pendapatan dikurangi SILPA pinjaman sekitar Rp135 miliar ditambah Rp35 miliar dari pembiayaan,” ujar Iskandarsyah.

Fokus Kesehatan: Layanan Gratis Berbasis KTP

Amsakar Khawatir Tingginya Perceraian ASN Pemko Batam, Minta Perkuat Pembinaan Keluarga

Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Karimun akan menerapkan pelayanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC) di seluruh Puskesmas dan RSUD hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Selain layanan kesehatan gratis, Pemkab juga mengalokasikan anggaran untuk pengembangan fasilitas kesehatan, termasuk pembangunan dan peningkatan gedung RSUD dan Puskesmas di wilayah kepulauan.

Infrastruktur Digeser untuk Pemerataan Wilayah

Iskandarsyah menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas, terutama untuk meningkatkan konektivitas di berbagai kecamatan.

“Kita melihat PAD kita berpotensi untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan di Kecamatan Buru, Kundur, dan wilayah Karimun lainnya. Termasuk konekting jalan dari Coastal Area menuju Bandara yang harus kita gesa,” terangnya.

DPRD Karimun Komit Kawal Penyusunan Anggaran

Jejak Kapal Mencurigakan Terendus, Narkoba Jenis Ketamin Senilai Rp 1,2 Triliun Diamankan di Perairan Anambas

Ketua DPRD Kabupaten Karimun, Raja Rafiza, menyampaikan bahwa pihaknya akan mengawal penyusunan KUA-PPAS agar berjalan transparan dan akuntabel.

“Kita sudah bahas dalam rapat Banggar dan kami setuju untuk KUA-PPAS,” ujar Rafiza.

Ia berharap dokumen KUA-PPAS 2026 dapat menjadi dasar penyusunan APBD yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Dengan nilai yang mencapai Rp1,3 triliun, Pemkab Karimun menargetkan pembangunan tahun 2026 dapat lebih progresif dan merata,” tutupnya.

*Ayat

Jurnalis Sebagai Pilar Keempat Demokrasi Modern

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Ribuan Peserta Meriahkan FUN RUN SMARTFREN 5G Palembang

02

76 Warga Terima Bansos, Pemkab Natuna Perkuat Kepedulian kepada Lansia dan Masyarakat Miskin Ekstrem

03

Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam Gelar The Wellness Edit 2026, Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Fisik dan Mental

04

Gebrakan Baru MICE Batam: Tiarma Convention by Wyndham Panbil Batam Hadir dengan Kapasitas hingga 3.000 Tamu