Headline

Gubernur dan Wagub Kepri Harus Saling Menjaga Hubungan

AriraNews.com, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad seharusnya saling menjaga hubungan dengan wakil gubernur Kepulauan Riau Marlin Agustina untuk tetap harmonis.

“Informasinya Bu Wagub kan sedang Umroh, jadi sebaiknya doakan beliau mendapatkan umroh yang mabrur. Bukan mengatakan beliau tak masuk kantor setahun karena itu tidak baik. Wagub sedang ibadah di tanah suci jika sudah pulang bisa bertemu kembali dudukkan mana tugas Wagub dan mana tugas gubernur biar saling melengkapi,” kata Robby Patria, Direktur Perwakilan Public Trust Institute Kepulauan Riau Robby Patria pada wartawan kemarin.

Menurut Robby pernyataan Ansar soal Wagub kampanye di sekolah tidak lah tepat. Karena tahapan pilkada belum dimulai. Bahkan kalau melihat definisi kampanye kepala daerah, adalah kegiatan kampanye menawarkan visi dan misi kepala daerah untuk minta dipilih pada tahapan pilkada yang sudah ditetapkan oleh KPU daerah. Dan waktu kampanye pun sudah ditetapkan sejak calon kepala daerah ditetapkan menjadi calon kepala daerah oleh KPUD.

“Jika tahapan pilkada belum dimulai, maka kita tidak tahu siapa yang akan ikut pilkada karena calonnya belum ada. Maka kita tidak bisa menyebutkan itu kampanye. Pihak Bawaslu pun tidak bisa menindak. Karena bukan kampanye apalagi di sekolah yang jelas jelas dilarang dalam UU pilkada. Jadi kita harus pahami bersama apa itu kampanye karena terikat aturan yang jelas di atur dalam UU Pilkada 10 tahun 2016,” ujar Robby.

Kinerja Investasi Batam Terus Tumbuh, Kepercayaan Investor Menguat

Robby menyebutkan, hubungan Ansar dan Marlin walaupun sudah tak harmonis jangan lah selalu diumbar ke publik terlalu sering. Karena dapat mengurangi kepercayaan publik kepada pemimpin mereka.

“Bagaimana mau membuat rakyat sejahtera, mewujudkan janji kampanye mereka pada 2020 lalu, membuat hubungan dengan wakilnya saja  tidak bisa. Biar sajalah Wagub ke sekolah memotivasi siswa untuk menjadi pelajar yang tangguh,” ujar Robby.

Ansar dan Marlin masih memiliki waktu hingga 2024 menjadi kepala daerah. Masih ada dua tahun lagi mereka bersama dan yakinkan publik mewujudkan janji politik mereka.

“Sehingga harusnya keduanya saling melengkapi dalam memimpin daerah ini. Ansar juga harus belajar dari pengalaman tak harmonis sewaktu menjadi bupati di Bintan Ansar ketika berpasangan dengan Mastur Taher. Pengalaman andalah guru yang paling baik sehingga tak lagi terulang ketika jadi gubernur,” kata Robby.(emr)

Redaksi

Recent Posts

Kinerja Investasi Batam Terus Tumbuh, Kepercayaan Investor Menguat

AriraNews.com, Batam - Kinerja investasi Batam menunjukkan tren positif sepanjang Semester I 2026. Berdasarkan penghitungan…

2 menit ago

Kredit Tumbuh 13,58 Persen, Transaksi QRIS Melesat

AriraNews.com, Batam - Aktivitas ekonomi dan transaksi keuangan masyarakat terus menunjukkan pertumbuhan. Bank Indonesia mencatat…

11 jam ago

BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, Rupiah Menguat di Tengah Gejolak Global

AriraNews.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75 persen…

11 jam ago

Catatkan Nilai Sempurna, BP Batam Raih Prestasi Tingkat Nasional dalam Pengelolaan JDIH 2026

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional melalui pengelolaan…

13 jam ago

Warga Kelarik Dapat Cek Jantung hingga Kandungan Gratis, Pemkab Natuna Hadirkan Dokter Spesialis

Natuna, Ariranews.com — Warga Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, mendapat kesempatan memperoleh layanan Cek…

13 jam ago

Dari Kampung Tua hingga Pajak, Seluruh Fraksi DPRD Batam Sepakat Lanjutkan Pembahasan Tiga Ranperda

AriraNews.com, Batam – Seluruh fraksi di DPRD Kota Batam menyatakan sepakat melanjutkan pembahasan tiga Rancangan…

1 hari ago