DPRD Kepri

DPRD Kepri Minta Pemprov Optimalkan PAD dari Sektor Maritim

AriraNews.com, Kepri – DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) minta Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk lebih mengoptimalkan potensi pendapatan daerah dari sektor maritim guna meningkatkan kemampuan keuangan daerah.

Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, menyebutkan Kepri dengan letak geografis yang terdiri dari luas lautan sebesar 96 persen, memiliki sumber daya alam laut yang melimpah, mulai dari pemanfaatan ruang laut, perikanan, hingga pariwisata.

“Fakta geografis ini menunjukkan bahwa Kepri memiliki potensi dan kekayaan di lautan,” kata Jumaga di Tanjungpinang, Senin (21/11/2022).

Namun, menurut dia, selama ini primadona kekayaan laut di Kepri belum digarap secara maksimal oleh pemerintah daerah. Nyatanya, pendapatan daerah masih terus mengandalkan sektor daratan yang luasnya hanya sekitar empat persen dibanding luas lautan. Sektor pendapatan daerah yang masih diandalkan, yaitu dari pungutan pajak kendaraan bermotor (PKB).

Bawa Aspirasi Natuna ke Kemendagri, Mustamin Bakri Kawal Usulan Pemekaran Dua Kecamatan

Padahal, kata Jumaga, jika sektor kelautan mampu digarap dengan baik, maka akan makin meningkatkan ekonomi dan pembangunan yang tentunya bermuara terhadap kesejahteraan masyarakat Kepri.

Oleh karena itu, Jumaga mengajak Pemprov Kepri bersama dengan dan DPRD bekerja keras menggali peluang sekaligus mengembangkan semua potensi daerah dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Sehingga ke depan diharapkan kemampuan keuangan daerah Kepri akan beranjak dari kategori sedang menjadi tinggi,” ucap Jumaga.

Senada, Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Sahat Sianturi, mendorong Pemprov lebih mengoptimalkan pendapatan daerah pada tahun 2023, karena pada tahun 2022 sejumlah sektor pendapatan dari retribusi daerah mengalami penurunan cukup signifikan, salah satunya dari retribusi jasa kepelabuhanan yang turun sekitar 90 persen.

Ia juga menyoroti belum terealisasinya pungutan retribusi jasa labuh jangkar selama periode 2021-2022. Padahal Pemprov Kepri sudah menganggarkan pendapatan labuh jangkar sebesar Rp 200 miliar, namun sampai saat ini hasilnya masih nihil.

“Jangan menyerah. Tahun 2023 harus dikejar lagi ke pemerintah pusat, karena ini berkaitan dengan kewenangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah,” ucapnya.

Ngopi Bersama Media, Tiga Legislator Kepri Tegaskan Komitmen Kawal Aspirasi Masyarakat Natuna

Sahat pun meminta Pemprov Kepri berhati-hati terkait perhitungan pembiayaan daerah pada APBD 2023. Pasalnya pendapatan daerah yang dianggarkan sebesar Rp 3,9 triliun, sementara proyeksi belanja daerah sebesar Rp 4,1 triliun, sehingga terjadi selisih anggaran sekitar Rp 200 miliar.

“Meskipun dapat ditutup dengan selisih lebih realisasi penerimaan dan pengeluaran anggaran (Silpa) 2022, namun tetap harus dihitung secara seksama agar jangan sampai justru terjadi defisit anggaran pada tahun 2023,” katanya pula.(*/rfk)

Redaksi

Recent Posts

Cen Sui Lan Benahi Bansos Natuna, Data Penerima Terus Diperbarui agar Tepat Sasaran

Natuna, Ariranews.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan terus mendorong pembenahan penyaluran bantuan sosial (bansos)…

1 jam ago

Cen Sui Lan Tegaskan Setiap Rupiah Dana Desa Harus Berdampak bagi Masyarakat

Natuna, Ariranews.com – Bupati Natuna Cen Sui Lan menegaskan pengelolaan keuangan desa harus berorientasi pada…

2 jam ago

Klik PPID, Satu Pintu untuk Seluruh Informasi Publik di Pemprov Kepri

AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Anda selama ini kesulitan untuk mendapatkan data dan informasi publik di lingkungan…

4 jam ago

Batam Pacu Penataan Infrastruktur Dasar dan Estetika Kota

AriraNews.com, Batam - Seiring kinerja pertumbuhan investasi dan ekonomi yang menggembirakan, Batam membangun fondasi kota…

4 jam ago

Jejak Kapal Mencurigakan Terendus, Narkoba Jenis Ketamin Senilai Rp 1,2 Triliun Diamankan di Perairan Anambas

AriraNews.com, BATAM — Tim gabungan Bareskrim Polri, Polda Kepulauan Riau, BNN RI, dan Direktorat Jenderal…

15 jam ago

KI Kepri Kick Off e-Monev 2026, Diskominfo Kepri Luncurkan Inovasi “Klik PPID”

AriraNews.com, Batam - TANJUNGPINANG – Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Riau resmi menggelar monitoring dan…

19 jam ago