Natuna

Dorong Daya Saing, 125 Produk Industri Kecil Natuna Bersertifikat TKDN-IK

AriraNews.com, Natuna – Sebanyak 125 produk industri kecil di Kabupaten Natuna telah resmi mendapatkan sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri Industri Kecil (TKDN-IK). Program ini dijalankan oleh Pemerintah Daerah Natuna melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro (Disperindagkopum), dengan dukungan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik 2024 sebesar Rp250 juta.

Kepala Bidang Perindustrian Disperindag Natuna, Syafe’i, menegaskan bahwa dana tersebut tidak digunakan untuk membayar sertifikat, melainkan untuk kebutuhan operasional program.

“Dana itu diperuntukkan untuk perjalanan dinas dan kerja sama dengan Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Pekanbaru, Kementerian Perindustrian. Perjalanan dinas juga mencakup wilayah luar pulau besar di Natuna,” jelas Syafe’i, Selasa (7/10/2025).

Ia menegaskan, pelaku industri kecil sama sekali tidak dipungut biaya dalam proses sertifikasi.

94 Karhutla Terjadi di Natuna hingga Agustus, Bupati Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

“Sertifikat itu gratis, pihak industri kecil tidak dibebani biaya,” tegasnya.

Menurut Syafe’i, alokasi Rp250 juta tersebut digunakan untuk mendatangkan tiga orang tim dari Balai Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri Pekanbaru, pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), serta kegiatan verifikasi produk TKDN.

“Selain sosialisasi selama satu hari, ada juga lima hari pendampingan dari tim balai untuk membantu pelaku usaha dalam pengisian data produk yang akan disertifikasi,” tambahnya.

Syafe’i menjelaskan, hingga kini sebanyak 125 produk industri kecil di Natuna sudah berhasil mendapatkan sertifikasi TKDN-IK. Sertifikat ini menjadi bukti bahwa produk makanan yang dihasilkan menggunakan bahan baku dan proses produksi dengan dominasi komponen dalam negeri.

“Dengan sertifikasi ini, produk lokal lebih mudah bersaing dengan produk luar. Produk makanan dengan sertifikasi TKDN-IK juga akan diprioritaskan dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah sesuai regulasi, sehingga peluang masuk ke pasar semakin besar,” terangnya.

Pemerintah daerah menilai program sertifikasi TKDN-IK ini penting untuk memperluas kesempatan pelaku industri kecil agar bisa bersaing di pasar nasional, bahkan ikut terlibat dalam proyek strategis pemerintah. (dod)

Natuna Jadi Penerima Bantuan Hilirisasi Kelapa Terbesar di Kepri, Dapat 350 Hektare
Dodi

Recent Posts

94 Karhutla Terjadi di Natuna hingga Agustus, Bupati Soroti Kebiasaan Bakar Lahan

Natuna, Ariranews.com — Sebanyak 94 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tercatat di Kabupaten Natuna,…

6 jam ago

Natuna Jadi Penerima Bantuan Hilirisasi Kelapa Terbesar di Kepri, Dapat 350 Hektare

Natuna, Ariranews.com — Kabupaten Natuna menjadi daerah dengan alokasi terbesar dalam program Hilirisasi Kelapa Dalam…

8 jam ago

Juara 1 Pria Merdeka Trail Run Jalur Ekstrim Panbil Nature Capai Garis Finish Hanya dengan Waktu 42 Menit!

AriraNews.com, Batam - Setelah sukses menggebrak Batam dengan event trail run pertama pada tahun 2024…

8 jam ago

FJP Kepri dan Suksesnya Rally Wisata 2026, Perkuat Hubungan Batam-Johor dan Gerakkan Ekonomi Pariwisata

AriraNews.com, Batam - Rally Wisata 2026 yang berlangsung selama dua hari, 21-22 Agustus 2026, di…

20 jam ago

Dari Standar hingga Pengaduan, PTSP BP Batam Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik

AriraNews.com, Batam - Peningkatan kualitas pelayanan publik terus dilakukan Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Pelayanan…

1 hari ago

Pemko Batam Galang Rp 2,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggalang bantuan bagi masyarakat terdampak bencana gempa di…

2 hari ago