SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Ekonomi Karimun

Bupati Karimun Resmikan Usaha Ayam Petelur Milik BUMDes Pongkar Jaya

Karimun, ariranews.com- Bupati Karimun secara resmi membuka Kegiatan Ketahanan Pangan Usaha Ayam Petelur Badan Milik Usaha Desa (BUMDes) Pongkar Jaya, Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), di Jl. Brigjen Kamatso Desa Pongkar RT 001 / RW 003, Selasa (21/10/2025) siang.

Kegiatan tersebut, adalah salah satu program yang direncanakan oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo, yaitu Ketahanan Pangan dan sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Karimun.

Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah mengatakan bahwa Desa Pongkar tersebut mampu merancang dan membangun kegiatan Ketahanan Pangan Usaha Ayam Petelur Badan Milik Usaha Desa (BUMDes) Pongkar Jaya.

“Saya sangat senang dan bangga kepada Desa Pongkar yang sudah merancang dan membangun kegiatan Ketahanan Pangan Usaha Ayam Petelur dan untuk hasil panen telurnya juga sudah keliatan,” ujar Iskandarsyah.

Ekonomi Kepri di Triwulan II 2026 Tumbuh 6,99 Persen, Tertinggi di Sumatera

Ia juga mengatakan bahwa Ketahanan Pangan Usaha Ayam Petelur tersebut akan di hubungkan dengan SPPG atau Program MBG di Wilayah Kabupaten Karimun.

Ia juga berharap bahwa kegiatan ketahanan pangan tersebut juga bisa berkembang di Desa yang ada di Kabupaten Karimun.

“Saya berharap bahwa untuk kegiatan Ketahanan Pangan ini juga bisa berkembang di 42 Desa-Desa yang ada di Kabupaten Karimun,” Jelasnya.

Adapun, Turut hadir dalam kegiatan peresmian tersebut, Bupati Karimun Iskandarsyah, Kepala Desa Pongkar Jamal, Direktur BUMDes Pongkar Azlindawati, Perwakilan Kejari Karimun, Perwakilan Inspektorat Karimun, dan Kapolsek Tebing dan serta jajarannya.

Sementara itu, Direktur BUMDes Pongkar, Azlindawati mengatakan bahwa modal dari Ketahanan Pangan Usaha Ayam Petelur tersebut dari dana Desa yang jumlahnya senilai 183.820.000 juta Rupiah.

“Bahwa Untuk modal kegiatan Ketahanan Pangan ini kita mendapatkan dari dana Desa yang jumlahnya senilai 183.820.000 juta Rupiah,” ujar Azlindawati.

Permintaan Meningkat, Bibit Kelapa Unggul Natuna Jadi Peluang Ekonomi Baru

Adapun, kegiatan Ketahanan Pangan tersebut, sudah melakukan analisa bersama Pemerintah Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan Penggelola, yang dibimbing langsung oleh tenaga ahli.

Azlindawati, mengatakan bahwa Usaha Ayam Ras Petelur ini sudah dipasarkan kepada masyarakat Pongkar terutama di UMKM Pantai Ketam.

“Untuk Usaha Ayam Ras Petelur ini kami juga sudah memasarkan kepada masyarakat Pongkar, terutama di UMKM Pantai Ketam dengan harga jual 1 papan telur 50 ribu Rupiah,” Jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa Usaha Ayam Ras Petelur tersebut mempunyai bibit sebanyak 350 ekor Ayam yang sudah bisa bertelur.

“Bahwa untuk Usaha Ayam Ras Petelur ini kami mempunyai bibit sebanyak 350 ekor Ayam yang sudah bisa bertelur dan kita juga sudah mendapatkan 350 butir Perhari,” tutup Azlindawati.

Potensi Ekonomi, Biji Tempayan Natuna Mulai Menembus Pasar Antar Daerah

*Ayat

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Disbudpar Batam Hadirkan Klinik Kekayaan Intelektual di Mega Mall, Pendaftaran Karya Musik Gratis

02

Cegah DBD Sebelum Muncul Kasus, Lanud RSA Natuna Gandeng Puskesmas Ranai Lakukan Fogging

03

Usai Kasus 2,6 Ton Metamfetamin Cair, Wagub Kepri Nyanyang Dorong Pengawasan Vape Diperketat

04

Dari Museum hingga Barelang, Wisatawan Johor Mulai Jelajahi Destinasi Unggulan Batam Lewat Rally Wisata 2026