SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Ekonomi Natuna

Bantu Ekonomi Keluarga, Pemkab Natuna Tingkatkan Keahlian Emak-emak

Bupati Natuna, Wan Siswandi ketika membuka acara pelatihan diversifikasi produk bagi pelaku usaha industri rumahan.

AriraNews.com, Natuna – Sejak tahun 2016, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, telah melaksanakan kegiatan pemberdayaan ekonomi perempuan melalui pengembangan pelaku Industri Rumahan (IR).

Dalam upaya meningkatkan mutu pengetahuan dan keterampilan kepada para pelaku industri rumahan pangan dalam mengolah produk yang kreatif, inovatif, dan produk yang berdaya saing, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Natuna menggelar Pelatihan Diversifikasi Produk Bagi Pelaku Industri Rumahan (IR) selama 1 hari di “Dapur Ibu”.

Kegiatan ini dilaksanakan di Resort Jelita Sejuba, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna pada Senin (12/6/2023), yang dibuka langsung oleh Bupati Natuna.

Dalam kesempatan itu, Bupati Natuna Wan Siswandi menjelaskan, tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para pelaku industri rumahan pangan dalam mengolah produk yang kreatif, inovatif, dan produk yang berdaya saing.

UMKM Kepri Unjuk Gigi di KKI 2026, Produk Lokal Tembus Pasar Australia hingga Amerika

“Saya berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama, memperhatikan dan mengikuti arahan dari instruktur agar dapat menyerap ilmu, pengetahuan dan pengalaman yang disampaikan, sehingga dapat mengaplikasikannya setelah pelatihan berakhir dan bisa menularkan kepada masyarakat disekitarnya,” ucapnya.

Wan Siswandi juga meminta, agar kepala desa dapat memberi pembinaan kepada warganya untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Saya juga meminta kepada kepala desa agar dapat membina warganya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pintanya.

Terkait Industri Rumahan (IR), Siswandi menginginkan para pelaku IR dapat melahirkan ide-ide dalam menciptakan karya-karya dalam usaha paruh waktu.

“Jika ibu–ibu dapat menghasilkan pendapatan saya rasa itu dapat membantu ekonomi dalam rumah tangga,” ujarnya.(dod)

Lima Jam Susuri Hutan Terjal, Tim SAR Natuna Temukan 4 Warga Tersesat di Hari Ketiga

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

UMKM Kepri Unjuk Gigi di KKI 2026, Produk Lokal Tembus Pasar Australia hingga Amerika

02

Bukan Membatasi Kritik, Li Claudia Dorong Komunikasi Terbuka dengan Media

03

Lima Jam Susuri Hutan Terjal, Tim SAR Natuna Temukan 4 Warga Tersesat di Hari Ketiga

04

Sosok Irjen Pol Andry Wibowo, Narasumber UKW Komunitas Jurnalis Kepri yang Suka Sayur Asem