Ariranews.com, Natuna – Dalam upaya meningkatkan kesiapan operasi udara, Pangkalan TNI AU Raden Sadjad (Lanud RSA) Natuna mengirimkan lima personel untuk mengikuti latihan ground handling pesawat tempur di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (27/4/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kemampuan teknis dan profesionalisme prajurit, khususnya dalam mendukung operasional pesawat tempur di wilayah barat Indonesia.
Komandan Lanud Raden Sadjad, Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E., M.M., M.Han., menegaskan bahwa pengiriman personel tersebut merupakan bagian dari komitmen satuan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang ground crew.
“Latihan ini penting untuk memastikan personel memiliki kemampuan teknis yang mumpuni dalam mendukung setiap operasi penerbangan militer,” ujarnya.
Latihan ground handling pesawat Hawk 109/209 dan F-16 Fighting Falcon tersebut secara resmi dibuka oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsekal Pertama TNI Abdul Haris, M.M.Pol., M.M.O.A.S., di Ruang Sadewa VIP Room.
Sebanyak 20 peserta dari jajaran Koops Udara I turut ambil bagian, di antaranya berasal dari Lanud Sri Mulyono Herlambang, Lanud Sutan Sjahrir, Lanud Raja Haji Fisabilillah, serta Lanud Raden Sadjad.
Dalam sambutannya, Marsma TNI Abdul Haris menekankan bahwa ground crew memiliki peran vital dalam menjamin keselamatan dan kelancaran operasi udara. Keberhasilan misi penerbangan, menurutnya, tidak hanya bergantung pada pilot, tetapi juga kesiapan personel di darat.
Latihan berlangsung selama empat hari dengan memadukan teori dan praktik lapangan, meliputi materi danger area, marshaling, refuelling, emergency handling, parking, crash team, hingga towing.
Melalui kegiatan ini, diharapkan personel Lanud RSA Natuna semakin terampil dan profesional dalam mendukung kesiapan operasi udara, khususnya di wilayah strategis perbatasan Indonesia.
(Dod)








