AriraNews.com, Batam – Meski sempat diguyur hujan, ratusan pegolf senior tetap antusias mengikuti turnamen tahunan 8th Batam Senior Golf Challenge yang digelar Perhimpunan Pegolf Senior Indonesia (Perpesi) Batam-Kepri di Lapangan Golf Indah Puri, Tiban, Sekupang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu pagi (17/9/2025), tetap berjalan sukses. Pertandingan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB.
Turnamen yang diikuti oleh 144 peserta ini dibuka secara resmi oleh Vice President Perhimpunan Pegolf Senior Indonesia (Perpesi) Wilayah Barat, Damarhadi S, dengan prosesi pemukulan bola asap dan pelepasan balon ke udara.
Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia, antara lain Balikpapan, Bandung, Banyumas, Jakarta, Magelang, Makassar, Medan, Palembang, Pekanbaru, Semarang, Samarinda, Solo, Yogyakarta, serta tuan rumah Batam. Selain itu, turut hadir peserta dari Malaysia.
Dalam sambutannya, Damarhadi mengapresiasi konsistensi Perpesi dalam menyelenggarakan turnamen ini setiap tahun.
“Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan semangat berkompetisi, tetapi juga mempererat kebersamaan antaranggota. Apalagi Batam menjadi salah satu destinasi golf unggulan di Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa event seperti ini memberi dampak positif bagi perekonomian dan pariwisata lokal.
“Peserta datang dari berbagai provinsi, bahkan dari negara tetangga. Ini tentu berdampak positif bagi sektor jasa seperti hotel dan restoran. Ke depan, kami berharap turnamen ini makin besar dan didukung lebih luas,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Perpesi Batam-Kepri, Taba Iskandar, menegaskan bahwa turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi.
“Event ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, sportivitas, dan kebersamaan. Kami ingin menunjukkan bahwa pegolf senior juga bisa menjadi teladan dalam menjunjung nilai fair play,” katanya.
Ia juga menyoroti potensi Batam sebagai destinasi wisata golf berkelas internasional, seiring dengan terselenggaranya turnamen secara rutin di kota ini.
“Batam punya fasilitas dan lapangan golf yang mumpuni. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang promosi pariwisata olahraga (sport tourism),” jelas Taba.
Dukungan positif juga datang dari Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Provinsi Kepulauan Riau, Harianto, yang menyebut bahwa turnamen ini selaras dengan program pemerintah dalam membudayakan olahraga di masyarakat.
“Turnamen ini bukan hanya untuk pegolf senior, tapi juga inspirasi bagi masyarakat agar aktif berolahraga. Ini membuktikan Batam mampu menjadi tuan rumah event berskala nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Pemuda dan Olahraga juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung event-event positif seperti ini.
“Sinergi antara pemerintah, organisasi olahraga, dan dunia usaha sangat penting agar Batam semakin dikenal sebagai destinasi sport tourism,” tegas Harianto.
Turnamen 8th Batam Senior Challenge sendiri berlangsung selama dua hari, 17–18 September 2025, dan digelar di dua lapangan golf ternama: Indah Puri Golf Resort dan Batam Hills Golf Resort. Tiga kategori dipertandingkan, yaitu Senior Division, Ladies Division, dan Guest Division.
Dari sisi penyelenggaraan, panitia juga memprioritaskan keselamatan peserta. Marketing Manager Indah Puri Golf Resort, Sofya Mawangi Isba, mengatakan pihaknya menyiapkan ambulans dan tenaga medis di lokasi.
“Peserta datang dari berbagai daerah, semuanya berusia di atas 55 tahun. Bahkan ada yang sudah berusia 80 tahun, jadi keselamatan adalah prioritas,” kata Sofya.
Turnamen ini menjadi bukti bahwa semangat olahraga, khususnya golf, tetap menyala di kalangan senior. Lebih dari itu, event ini mengangkat citra Batam sebagai salah satu pusat sport tourism di Indonesia. (ara)








