Batam  

Batam Kota Jadi Wilayah Tertinggi Kasus DBD

Avatar photo
Didi Kusmarjadi.

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota Batam melaporkan total 316 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) yang tercatat hingga 4 Juli 2025, dengan distribusi kasus yang berbeda di setiap kecamatan. Kecamatan Batam Kota menjadi wilayah dengan jumlah kasus terbanyak, sementara Kecamatan Bulang tidak mencatat kasus sama sekali.

Menurut data dari Dinas Kesehatan Kota Batam, lima kecamatan dengan kasus DBD tertinggi adalah Batam Kota (53 kasus), Sagulung (46 kasus), Bengkong (46 kasus), Sekupang (42 kasus), dan Batu Aji (37 kasus). Kecamatan lain dengan kasus sedang hingga rendah meliputi Lubuk Baja (33 kasus), Batu Ampar (22 kasus), Nongsa (16 kasus), dan Sei Beduk (13 kasus). Kecamatan Galang mencatat 7 kasus, Belakang Padang hanya 1 kasus, dan Bulang nihil kasus.

BACA JUGA:  Peringati Hari Bumi 2026, Amsakar: Jadikan Tanjung Banun yang Sejuk dan Nyaman

Pusat konsentrasi kasus DBD masih berada di daerah perkotaan yang padat penduduk, seperti Batam Kota, Sagulung, dan Bengkong. Kondisi ini menjadi fokus perhatian untuk upaya penanganan yang lebih intensif.

Kepala Dinas Kesehatan Batam, Didi Kusmarjadi, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemberantasan sarang nyamuk, fogging di titik-titik rawan, edukasi kepada masyarakat, serta pemantauan berkala guna menekan penyebaran kasus DBD.

BACA JUGA:  Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu

“Meski terjadi penurunan signifikan dibanding tahun lalu, kami tetap harus berupaya keras untuk menurunkan kasus di kecamatan yang masih tinggi,” ujar Didi, Rabu (9/7/2025).

Pemko Batam menargetkan angka kejadian DBD mendekati target nasional, yakni kurang dari 10 kasus per 100.000 penduduk, melalui kerja sama erat dengan masyarakat dan berbagai pihak terkait. (ara)

BACA JUGA:  Li Claudia Minta Sinkronisasi Data Kependudukan Dioptimalkan