59 Sekolah di Batam Sudah Terima Makan Bergizi Gratis

Avatar photo
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu.

AriraNews.com, BATAM – Jumlah sekolah yang menerima Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terus bertambah. Saat ini sudah sebanyak 59 sekolah.

“Jumlah murid yang mendapatkan sebanyak 26.723,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Tri Wahyu Rubianto, Jumat (4/7/2025).

59 sekolah ini dilayani oleh 16 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Batam. Ia merinci, di Kecamatan Sagulung 1, Batam Kota 3, Sei Beduk 1, Batu Ampar 1, Batu Aji 3, Bengkong 2, Nongsa 2, dan Sekupang 3.

BACA JUGA:  Batam dan Surabaya Jalin Kerja Sama Strategis di Bidang Inspektorat dan Bapenda

Tri melanjutkan pada 2025 ini target pembangunan dapur sebanyak 1.500 seluruh Indonesia. Dibagi menjadi 3, yaitu, Pemda, TNI dan Polri, sehingga percepatannya cukup besar.

“Desember penerima manfaat 82 juta siswa seluruh Indonesia. Di Batam UMKMnya agresif dan mereka banyak mendaftar. Kalau di ACC 21 April 2025 beroperasi,” kata Tri.

Menurut perhitungan tim MBG, setiap dapur memiliki kapasitas untuk melayani maksimal 3.500 siswa. Dengan target pembangunan 20 dapur hingga tahun 2025, program MBG di Batam diproyeksikan mampu melayani sekitar 57 ribu siswa atau sekitar 19 persen dari total peserta didik.

BACA JUGA:  Pemko Batam Tuntaskan Penataan Honorer Jadi PPPK, Kini Fokus Jaga Kesehatan Fiskal Daerah

Pemko Batam juga sudah mengajukan usulan lahan ke BGN melalui Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mendukung pembangunan dapur umum tambahan.

“Kami terus melakukan koordinasi dengan BGN agar mitra-mitra lainnya bisa memenuhi persyaratan operasional MBG di Batam. Dengan begitu, distribusi makanan akan lebih optimal dan menjangkau lebih banyak siswa yang membutuhkan, terutama selama bulan Ramadan ini,” katanya.

Tri juga menyebutkan bahwa animo masyarakat, khususnya pelaku UMKM, untuk terlibat dalam program MBG sangat tinggi. Sejumlah UMKM diketahui telah mendaftar secara mandiri untuk menjadi bagian dari pelaksana MBG.

BACA JUGA:  Suplai Air di Taman Baloi hingga Sukajadi Terganggu, BP Batam Lakukan Perbaikan Darurat

“Target kita masih di angka 20 dapur. Namun, kemungkinan bisa bertambah karena alhamdulillah banyak UMKM yang mendaftar secara mandiri untuk bergabung. Hanya saja, mereka masih dalam proses verifikasi dan validasi oleh BGN,” ujar Tri.

Program MBG menjadi salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi anak usia sekolah, mengurangi angka stunting, dan sekaligus mendukung pelaku usaha lokal dalam penyediaan makanan yang sehat dan bergizi. (ura)