Advertisement
Headline Hot News

Perwira Polisi Tewas Diserang Ayam

Ariranews.com: Nasib sial dialami seorang polisi saat penggrebekan sabung ayam ilegal di Provinsi Samar Utara, Filipina.

Polisi tersebut terbunuh oleh seekor ayam jago. Korban meregang nyawa akibat terkena pisau baja yang dipasang di kaki ayam jago aduan.

Melansir BBC pada Rabu (28/10/2020), korban bernama Letnan Christine Bolok.

Christine Bolok terkena serangan taji dari ayam jago, sebuah pisau baja setajam silet yang biasanya dipasang di kaki ayam aduan.

RUPSLB Telkom 2026, Tunjuk Nanang Hendarno Sebagai Direktur Utama

Kejadian berawal saat Letnan Christine Bolok menangkap ayam aduan untuk dijadikan barang bukti. Namun saat akan ditangkap ayam aduan menyerang korban. 

Pisau itu menyayat paha kiri Bolok, tepat mengiris arteri femoralisnya yang merupakan pembuluh darah arteri utama dalam tubuh yang terletak di paha.

Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi dia dinyatakan meninggal saat tiba di sana.

Sebenarnya selama pandemi Covid-19, pemerintah Filipina telah mengelurakan kebijakan untuk melarang kegiatan sabung ayam.

Menurut kantor berita pemerintah The Philippine News Agency (PNA), sebelum pandemi virus corona, sabung ayam hanya diperbolehkan di ruang khusus yang berlisensi.

Selain itu, hanya boleh dilakukan pada Minggu dan hari libur resmi, serta selama pesta lokal, yang berlangsung maksimal 3 hari.

‎Wabup Raja Bayu Hadiri Upacara Hari Jadi ke-24 Provinsi Kepri

Kepala polisi provinsi Kolonel Arnel Apud mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kecelakaan yang dialami Bolok sebagai “kemalangan”.(emr)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Tanam Mangrove Bersama Dekranasda, Bupati Aneng Dorong Pelestarian Lingkungan

02

Boga Bali, Tempat Favorit Warga Johor Bahru Nikmati Ragam Cita Rasa Nusantara

03

Inflasi Kepri September Turun Jadi 3,49 Persen, Harga Emas, BBM dan Pangan Masih Jadi Perhatian

04

Jom Jelajah Johor 2026: Dari Danga Bay, Menikmati Tembikar hingga Festival Kopi Kluang