Natuna  

Gelorakan Semangat Ketahanan Pangan, Polres Natuna Olah Lahan Kosong untuk Tanam Jagung

Avatar photo
Memanfaatkan lahan kosong seluas 1,5 hektare di Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Polres Natuna menanam jagung manis sebagai bagian dari upaya strategis meningkatkan produktivitas pertanian di daerah perbatasan.

AriraNews.com, Natuna – Dalam mendukung program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden dan Wakil Presiden RI, Polres Natuna mengambil langkah konkret untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dengan memanfaatkan lahan kosong seluas 1,5 hektare di Desa Tapau, Kecamatan Bunguran Tengah, Polres Natuna menanam jagung manis sebagai bagian dari upaya strategis meningkatkan produktivitas pertanian di daerah perbatasan.

Kapolres Natuna, AKBP Nanang Budi Santosa, S.I.K., melalui Kabag SDM Polres Natuna, AKP Ardian, S.H., mengungkapkan bahwa inisiatif ini bukan sekadar simbolis, melainkan kontribusi nyata aparat kepolisian dalam mendukung kemandirian pangan.

BACA JUGA:  Kasat Lantas Natuna Pimpin Pengamanan Pawai 500 Siswa, Lalu Lintas Lancar

“Kegiatan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk menjaga ketahanan pangan di daerah yang berada di ujung kepulauan ini. Tidak hanya di Mapolres Natuna, seluruh Polsek jajaran juga memanfaatkan lahan kosong di sekitar lingkungan masing-masing untuk penanaman,” kata Ardian, Senin (13/01/2025).

Langkah ini melibatkan kolaborasi erat dengan kelompok tani setempat untuk memastikan keberlanjutan program sekaligus memberdayakan masyarakat lokal. Ardian menegaskan, kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil panen, tetapi juga mengoptimalkan pengelolaan sumber daya lokal demi menciptakan kemandirian pangan.

BACA JUGA:  SAR Natuna Tanamkan Kesadaran Keselamatan Laut kepada Generasi Pesisir

“Semoga inisiatif ini dapat menginspirasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong agar lebih produktif dan berkontribusi pada ketersediaan pangan, khususnya di wilayah Natuna,” imbuhnya.

Program ini diharapkan menjadi percontohan bagaimana sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dapat menghadapi tantangan ketahanan pangan, terutama di wilayah-wilayah strategis seperti Natuna. Dengan pemanfaatan lahan kosong yang optimal, Polres Natuna menunjukkan bahwa kedaulatan pangan bisa dimulai dari hal sederhana namun berdampak luas. (dod)

BACA JUGA:  Kolaborasi Lintas Instansi di Natuna, Basarnas Kenalkan Usaha Kreatif Berbasis Limbah Laut