Batam  

DLH Batam Minta Kemasan Makan Bergizi Gratis Tidak Sekali Pakai

Avatar photo
Ujii coba Makan Bergizi Gratis di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 010 Bengkong, Jalan Bengkong Permai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam, Kepri.

AriraNews.com, Batam – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kota Batam, Herman Rozie meminta kemasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menggunakan alat makan sekali pakai. Seperti kotak, plastik dan styrofoam.

“Saya mengharapkan dengan makan siang gratis ini, misalnya ada 10 ribu anak sekolah, makan siang gratisnya bagus, tapi sampahnya harus dikelola,” kata Herman, Sabtu (11/1/2025).

BACA JUGA:  Hari Kartini di Batam, Li Claudia Ajak Perempuan Percaya Diri dan Tangguh

Diakuinya penggunaan plastik atau styrofoam dapat menciptakan masalah besar jika tidak ditangani dengan baik. Menurutnya, ada beberapa solusi yang dapat diterapkan, seperti menggunakan wadah makan yang bisa digunakan ulang atau menerapkan sistem seperti katering.

“Saya sudah sampaikan, bisa tidak jangan memakai tempat makan sekali pakai. Kalau bisa seperti katering itu,” katanya.

BACA JUGA:  Batam Raih Penghargaan Penurunan Kemiskinan dan Stunting

Ia melanjutkan alternatif lain yang disarankan DLH adalah menyediakan fasilitas bank sampah di sekolah. Dengan begitu, limbah yang dihasilkan dapat dikelola dengan lebih baik.

“Kalau tidak, ya di sekolah harus ada bank sampah. Karena kalau tidak dikelola seperti itu, bakal kerepotan kita,” ungkapnya.

Herman menilai pentingnya pengelolaan sampah dalam program MBG. DLH berharap program tersebut tidak menggunakan alat makan sekali pakai yang dapat menambah volume sampah.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Batam Hadiri Peresmian Kantor Zona Bakamla Barat, Tekankan Peran Strategis Bakamla

Ia mengingatkan pengelolaan lingkungan harus menjadi perhatian agar program makan siang gratis tidak meninggalkan dampak buruk berupa penumpukan limbah.

“Ini sebenarnya sudah kita pikirkan. Karena kalo tidak dikelola seperti itu bakal kerepotan kita,” katanya. (ara)