Batam  

Pelantikan WiLAT Kepri, Marlin Agustina : Perempuan Mampu Memberi Kontribusi Dalam Pembangunan

Avatar photo
Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Women in Logistics and Transport (WiLAT) Kepri, di Nagoya Hill Hotel, Jumat (28/6/2024).

AriraNews.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Marlin Agustina menghadiri pelantikan Pengurus Wilayah Women in Logistics and Transport (WiLAT) Kepri, di Nagoya Hill Hotel, Jumat (28/6/2024).

Pengukuhan dan pelantikan pengurus WiLAT Kepri periode 2024-2026 ini, mengangkat tema “Memperkuat Kepemimpinan Perempuan di Sektor Logistik dan Transport, Wujudkan Batam Sebagai Hub Logistik International”.

Dalam sambutannya, Marlin Agustina menyampaikan rasa bangga atas dilantiknya organisasi perempuan internasional yang bergerak di bidang logistik dan transportasi ini. Dilantiknya WiLAT Kepri ini, menjadi bukti bahwa perempuan mampu memberi kontrubusi besar dalam membangun negeri.

BACA JUGA:  Batam Pertahankan WTP 14 Tahun Beruntun, Amsakar Ingatkan OPD Tindak Lanjuti Catatan BPK

“Khususnya, memberikan kontribusi yang akan menjadikan Kota Batam sebagai hub logistik internasional,” ujar Marlin.

Wagub Marlin bersama pengurus WiLAT Kepri.

Marlin melanjutkan, di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi, saat ini Kota Batam terus dikembangkan sebagai hub logistik internasional.

Hal itu dilakukan dalam mendukung pengembangan industri, perdagangan, maritim, dan pariwisata yang terpadu dan berdaya saing. Sehingga akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi Kota Batam kedepannya.

Dengan keunggulan fasilitas wilayah berupa daerah perdagangan bebas (Free Trade Zone), Bandara Internasional Hang Nadim dan Pelabuhan Batuampar mempunyai peranan yang strategis sebagai gerbang transportasi udara serta laut dalam sektor bisnis dan perdagangan.

BACA JUGA:  BP Batam dan Koarmada I Bahas Penguatan Keamanan Pelabuhan Berbasis AI

Sehingga, pengembangan gerbang transportasi udara dan laut itu, terus digesa oleh Muhammad Rudi hingga saat ini.

“Pengembangan ini dilakukan sebagai upaya untuk menarik trafik kargo dari Amerika dan Eropa, agar dapat transit di Batam kemudian melanjutkan penerbangannya ke Australia,” katanya.

Saat ini, Pelabuhan Peti Kemas Batuampar telah memulai perluasan seaway seluas 9,8 hektar. Selain itu, dalam pengembangan tahap II, akan dilakukan penambahan Ship to Shore (STS) Crane sebanyak 4 unit dan Rubber Tyred Gantry (RTG) Crane sebanyak 12 unit.

Selain itu, BP Batam telah merampungkan pembangunan Taxiway dan Apron 04 di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim pada akhir tahun 2020 lalu. Apron Kargo ini dibangun sebagai penunjang gedung kargo untuk menambah daya saing Batam.

BACA JUGA:  Gubernur Ansar Sebut Karimun Siap Menjadi Andalan Ekonomi Kepulauan Riau

Oleh sebab itu, Marlin berharap dengan dilantiknya WiLAT Kepri, dapat terus menjadi wadah yang menaungi perempuan yang bergerak di bidang Logistik dan Transportasi.

“WiLAT diharapkan dapat menjadi bagian dalam mewujudkan cita-cita Batam sebagai Hub Logistik International. Memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan, dan kedepannya perempuan yang berkecimpung di dunia logistik dan transportasi bisa terus diberdayakan,” tutupnya. (dip)