SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam Hukum

GMNI Minta Aktor Intelektual Aksi Unras Rempang Diungkap

Diky Candra.

AriraNews.com, Batam – Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kota Batam prihatin dengan informasi adanya dalang atau aktor intelektual dibalik aksi unjuk rasa yang berujung anarkis terkait PSN Rempang Eco City beberapa waktu lalu sebagaimana dibeberkan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dalam sebuah acara belum lama ini.

Menurut Ketua Cabang GMNI Kota Batam Diky Candra mengaku sangat prihatin dengan masa depan pengunjuk rasa yang harus berhadapan dengan proses hukum sementara aktor intelektualnya bersembunyi.

“Jadi kami minta masyarakat agar terbuka mengungkapkan secara terang benderang siapa akal di balik unjuk rasa tersebut saat persidangan nanti. Tidak usah ditutup-tutupi biar publik tahu apakah masyarakat hanya ditunggangi,” ujar Diky, Sabtu (4/11/2023).

Ia juga minta aparat penegak hukum untuk menyeret semua pihak yang telah memanfaatkan masyarakat untuk kepentingan sesaat mereka termasuk pejabat daerah sekalipun.

Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Air Dikebut hingga Akhir 2026

“Karena kami prihatin, mereka harus mempertanggung jawabkan secara hukum apa yang terjadi padahal belum tentu masyarakat sadar kalau mereka dimanfaatkan,” ujar alumni Unrika Batam ini.

Bagi Dicky, dengan terbukanya masyarakat di persidangan maka peristiwa yang terjadi dapat dijadikan pelajaran kepada semua pihak agar tidak mudah dimanfaatkan oleh kelompok kepentingan tertentu.

“Dan harus diusut tuntas agar peristiwa ini jadi pelajaran kepada semua pihak,” imbuhnya.(hms)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Bedah Buku Wartawan Senior, KJK Targetkan Lahirnya Penulis Baru di Kepri

02

Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Air Dikebut hingga Akhir 2026

03

Grand Swiss-Belhotel Harbour Bay Batam Hadirkan Swiss-Kitchen LIVE, Pengalaman All-You-Can-Eat BBQ Beli 5 Gratis 1

04

Santy Pimpin PHRI Kepri 2026-2031, Jadikan Industri Pariwisata Makin Kompetitif Melalui Lima Program Prioritas