SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam Ekonomi Pendidikan

Bank Indonesia Kepri Jadikan Kampung Tua Dapur 12 Sagulung sebagai Kampung Cinta Rupiah

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Suryono bersama Sekda Batam, Jefridin meresmikan Kampung Tua Dapur 12, Sagulung, sebagai Kampung Cinta Rupiah. Di sini dibangun fasilitas sebagai tempat edukasi dan juga tempat penukaran uang lusuh.

AriraNews.com, Batam – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kepri gelar sosialiasi dan edukasi Cinta, Bangga, Paham Rupiah, di Pondok Pesantren An Ni’mah Kampung Tua Dapur 12, Sagulung, Jumat (25/8/2023).

Kegiatan yang dikemas dalam even Bahari Kepri dilaksanakan serentak di tujuh kabupaten/kota se Kepri dan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan kategori sosialisasi serentak di pulau terbanyak. Yakni disiarkan dari 120 titik lokasi sekolah di 7 (tujuh) kabupaten/kota se-Kepri.

Selain itu dalam waktu yang bersamaan juga dipecahkan rekor MURI pembuatan dapur arang menggunakan 6.666 makanan khas kepri yakni luti gendang. Kemudian juga peresmian Kampung Tua Dapur 12 sebagai Kampung Cinta, Bangga, Paham Rupiah kedua di Kepri.

Piagam MURI diberikan oleh Senior Customer Relation Manager MURI, Andre Purwandono kepada Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepri, Suryono serta pada Pemerintah Kota Batam, yang diterima Sekda Batam, Jefridin.

Kunjungan Wisman Batam Meroket, hingga Juli 2026 Nyaris Tembus 1 Juta Kunjungan

Jajaran BI Kepri, Sekda Batam, bersama kader dan tokoh masyarakat Kampung Tua Dapur 12, Sagulung, Batam usai diresmikannya Kampung Tua Dapur 12 sebagai Kampung Cinta Rupiah oleh BI Kepri.

Kepala Perwakilan BI Kepri Suryono menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang cinta, bangga dan paham terhadap mata uang rupiah.

“Kepri ini wilayah perbatasan. Edukasi ini sangat penting agar mata uang rupiah tetap sebagai alat transaksi utama kita. Tidak ada lagi mata uang lain selain rupiah di Negara yang kita cintai ini,” ujar Suryono.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 tahun 2011 tentang Mata Uang menegaskan kedudukan rupiah sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah dalam perekonomian Nasional maka rasa cinta, bangga dan paham rupiah harus ditanam di setiap warga negara Indonesia.

“Cinta, bangga dan Paham Rupiah merupakan perwujudan dari kemampuan untuk mengenal karakteristik dan desain rupiah, memperlakukan rupiah secara tepat, menjaga diri dari kejahatan uang palsu. Gerakan cinta rupiah ini memang harus dibudayakan karena rupiah ini merupakan salah satu simbol negara dan juga pemersatu bangsa,” ujar Suryono.

Terkait kampung Cinta, Bangga dan Paham Rupiah yang diresmikan tersebut Suryono menjelaskan kampung ini nantinya akan menjadi tolak ukur bagi masyarakat Batam untuk rasa cinta, bangga dan paham terhadap rupiah. Kampung ini nanti juga disediakan tempat penukaran uang lusuh dari BI.

Kampung Cinta, Bangga dan Paham Rupiah di Kampung Tua Dapur 12, Sagulung, Batam, merupakan yang kedua di Kepri. Yang pertama berada di Kabupaten Lingga.

“Fungsinya supaya masyarakat semakin cinta, paham, dan terhadap rupiah. Menggunakan uang dengan baik dan sebagai tempat edukasi,” kata Suryono.

DPRD Tangsel Pelajari Strategi Batam Bangun Infrastruktur dan Perizinan untuk Jaga Iklim Investasi

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah Kota Batam Jefridin yang mewakili Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Se mengatakan, uang rupiah salah satu simbol negara dan satu-satunya alat pembayaran yang sah di Indonesia.

“Kita semua harus menjaga kehormatan rupiah dan merawatnya, karena rupiah sama halnya dengan kedaulatan negara,” ujarnya.

Oleh sebab itu, lanjut Dia, uang yang layak edar akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengenali keaslian uang rupiah.

“Mari kita senantiasa menjaga dan merawat rupiah dengan baik melalui metode 5 Jangan: Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi,” imbau Jefridin.(ara)

Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Air Dikebut hingga Akhir 2026

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Kunjungan Wisman Batam Meroket, hingga Juli 2026 Nyaris Tembus 1 Juta Kunjungan

02

DPRD Tangsel Pelajari Strategi Batam Bangun Infrastruktur dan Perizinan untuk Jaga Iklim Investasi

03

Bedah Buku Wartawan Senior, KJK Targetkan Lahirnya Penulis Baru di Kepri

04

Kepala BP Batam Kunjungi Warga Sei Lekop, Armada Tangki dan Penguatan Jaringan Air Dikebut hingga Akhir 2026