Natuna  

Kembangkan Pembangunan KEK, Pemkab Natuna Teken Kesepakatan Bersama PT Global Antaraja Teknologi

Avatar photo
Bupati Natuna, Wan Siswandi melakukan penandatanganan kerja sama dengan PT Global Antaraja Teknologi untuk pengembangan KEK Natuna di Swiss Bell Hotel, Pondok Indah, Lantai 9, Papillon 5, Jakarta.

AriraNews.com, Natuna – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Natuna tengah berupaya mengembangkan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kabupaten Natuna dengan melakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna dan PT Global Antaraja Teknologi.

PT Global Antaraja Teknologi merupakan perusahaan investasi untuk kerja sama investasi dan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kabupaten Natuna.

Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Bupati Natuna, Wan Siswandi di Swiss Bell Hotel, Pondok Indah, Lantai 9, Papillon 5, Jakarta pada Jumat (16/6/2023).

Pada kesempatan itu, Bupati Natuna, Wan Siswandi menyampaikan, dalam rangka pengembangan daerah, saat ini pemerintah Kabupaten Natuna lebih cenderung mempersiapkan infrastruktur.

BACA JUGA:  Tinjau Aset di Subi, Danlanud RSA Pastikan Tidak Ada Penambahan Penggunaan Lahan

“Natuna memang strategis, namun masih kekurangan di infrastrukturnya, bagaimana kita bisa bicara sektor wisata, pabrik dan segala macam namun infrastruktur penunjangnya tidak ada seperti air, listrik, pelabuhan dan infrastruktur lainnya,” ucapnya.

Lanjut Bupati, untuk itu dirinya bersama jajaran pemerintah daerah Kabupaten Natuna terus melakukan upaya-upaya untuk mendapatkan dukungan dalam membangun infrastruktur penunjang ini.

“Dulu waktu saya masih Sekda, APBD Natuna itu di angka 1 triliun lebih, ketika saya jadi bupati anggaran ini turun menjadi 998 miliar atau turun sekitar 300 miliar tentunya penurunan ini sangat mempengaruhi segala aspek termasuk pembangunan infrastruktur,”  terang Wan Siswandi.

BACA JUGA:  Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan, Wakil Ketua I DPRD Natuna Ikuti Retreat Nasional di Akmil Magelang

Namun demikian Wan Siswandi juga menyampaikan bahwasanya pemerintah yang ia pimpin tidak hanya berdiam diri namun lebih banyak melakukan loby-loby di pemerintah pusat.

“Selama saya menjabat hampir separuh kabinet Presiden itu kami temui yang berkaitan dengan pembangunan di Natuna tentunya,” ungkapnya.

Bupati juga sedikit memaparkan hasil dari pertemuan-pertemuan yang ia lakukan bersama pemerintah pusat.

“Ada banyak hasil contohnya masalah listrik, Alhamdulillah melalui koordinasi yang baik Natuna terus mendapatkan mesin suplai dari beberapa kementerian untuk memenuhi kebutuhan listrik di sana,” ujarnya

Terkait dengan pengembangan Natuna menjadi Kawasan Ekonomi Khusus Bupati Natuna berharap hal ini dapatkan segera terealisasikan.

BACA JUGA:  Kolaborasi Lintas Instansi, Lanud RSA Siapkan Pengobatan Massal hingga Bersih Pantai

Apalagi menurut Bupati, pengembangan Natuna menjadi KEK memiliki tujuan menciptakan pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan peningkatan daya saing bangsa.

“Kita doakan semoga penandatanganan kerja sama ini menjadi awal yang cemerlang untuk membangun Natuna ke depan lebih maju lagi,” harapnya.

Hadir dalam acara penandatanganan kerja sama, Eka Sari Lorena, CEO and Founder Chrisma, Albandjar, Commissioner Loreta, Latersia, Director and Co-Founder, Tirta Sudira, CPO (Chief Production Officer).

Sementara Bupati Natuna didampingi oleh Kepala Badan Perencana, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Natuna, Moestafa Al Bakry dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Natuna, Hardiansyah.(dod)