Astagfirullah! Janin Bayi di Tempat Sampah Bandara Hang Nadim Coba Diawetkan Pelaku

Avatar photo
Personel Polsek Kawasan Bandara Hang Nadim dan Tim Inafis mengevakuasi janin bayi yang ditemukan di TSP bandara.

AriraNews.com, BATAM – Dari hasil identifikasi sementara yang dilakukan Satreskrim Polresta Barelang, janin bayi yang ditemukan di tempat pembuangan sampah sementara (TPS) Bandara Hang Nadim Batam pada Senin (13/6/2022) siang, coba diawetkan pelaku dengan cara tradisional sebelum dibuang. Yakni memberi janin dengan es batu. Hal itu diduga agar janin tak cepat membusuk.

Cara seperti itu biasa dilihat di pasar-pasar ikan. Ikan yang diletakkan pedagang di lapak-lapak diberi es batu. Agar ikan yang dijual tetap segar dan tidak cepat busuk.

BACA JUGA:  BI Kepri Optimistis 2026 Ekonomi Tumbuh Meski Sektor Tambang Melambat, Dorong UMKM dan Pariwisata Jadi Motor Baru

“Dari hasil olah TKP oleh tim Inafis tidak ada di temukan ari-ari bayi dan belum diketahui pasti jenis kelamin janin bayi tersebut. Janin bayi tersebut diduga sudah diberi es batu guna mengurangi bercak darah yang berada di janin bayi,” ungkap Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim Iptu Enggar Anjarani, SIK, dalam keterangan pers, Senin kemarin. Untuk penyelidikan lebih lanjut ungkapnya janin bayi malang tersebut dibawa ke RS Bhayangkara, Polda Kepri.

BACA JUGA:  Permata Seni Budaya Singapura Bawa Semangat Pelestarian Budaya Melayu ke Kenduri Seni Melayu 2026

Dijelaskan Enggar, janis bayi tersebut ditemukan pertama kali oleh salah seorang petugas kebersihan yang bekerja di TPS Bandara Hang Nadim. Saat itu dia sedang melakukan pemilihan sampah menurut jenisnya.

“Saat melakukan pemilihan sampah yang berasal dari terminal bandara saksi dikagetkan dengan jatuhnya banin bayi dari dalam kantong plastik. Temuan tersebut langsung dilaporkan pada petugas,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Reformasi Regulasi dan Pembenahan Infrastruktur Dorong Lonjakan Investasi Kota Batam

Kemudian personel Polsek Kawasan Bandara Hang Nadim beserta anggota Inafis Polresta Barelang mendatangi TKP dan melakukan pengamanan di lokasi.(***/emr)