Advertisement
Batam Headline

Bakamla RI Ikut Padamkan Kapal Dumai Line 5 yang Terbakar di Batam

Petugas Bakamla ikut memadamkan api yang membakar MV Dumai Line 5.

AriraNews.com, BATAM – Bakamla RI yang termasuk dalam Tim Sar Gabungan, mengamankan MV (Motor Vessel) dengan nama lambung Dumai Line 5. Kapal ini ditemukan terbakar saat labuh jangkar di dekat Pelabuhan Domestik Ferry, Sekupang, Batam, Rabu (8/6/2022) malam.

Diketahui, kebakaran kapal terjadi Rabu (8/6) pukul 21.15. Berdasarkan informasi masyarakat setempat, kebakaran terlihat setelah terdengar suara ledakan yang sangat besar. Dari hasil pemeriksaan awal, ledakan berasal dari tanki tengah MV Dumai Line 5. Asap tebal yang disertai kobaran api melahap kapal tersebut. Tidak berapa lama, MV. Dumai Line 5 hancur terbakar.

Selain kerugian yang menyebabkan hancurnya kapal, kebakaran ini juga mengakibatkan kerugian awak kapal. 6  orang mengalami luka bakar, yang saat ini menjalani perawatan di RS BP Batam. Selain itu, 1 orang dinyatakan meninggal dunia, dan 1 orang lagi yang dinyatakan hilang.

Upaya pemadaman kapal dilakukan oleh Tim Sar gabungan yang terdiri dari Kapal Negara (KN) SAR Purworejo, Kapal Negara Patroli (KNP) 330, KNP 376, Sea Rider Basarnas, RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat) 8710 Bakamla RI, dan Sea Rider Polairud.

Soekarno-Hatta Tutup hingga Senin Sore, Penerbangan dari Hang Nadim Batam Berpotensi Terdampak

Diketahui pemadaman menggunakan water jet sudah dimulai pukul 22.20 WIB, namun api baru sepenuhnya padam pada pukul 00.03 WIB. Selanjutnya MV. Dumai Line 11 menarik Dumai Line 5 agar menjauh dari dermaga untuk dikandaskan dan dibawa menuju galangan PT. CSS Sekupang.(***)

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Soekarno-Hatta Tutup hingga Senin Sore, Penerbangan dari Hang Nadim Batam Berpotensi Terdampak

02

BP Batam Tawarkan Pengolahan 1.205 Ton Sampah per Hari Jadi Energi Pada Calon Mitra di Jepang

03

Terbaring Lemah Usai Lakalantas, Trisno Aji Mantan Jurnalis Bahagia Dijenguk KJK

04

Kabut Asap Memburuk, Disdikbud Natuna Perluas BDR dari 6 Menjadi 13 Kecamatan