SCROLL TO CONTINUE WITH NEWS
Batam

4.600 Warga Terpapar TBC, Percepat Penanganan Pemko Batam Bentuk Kelurahan Siaga TBC di 64 Wilayah

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, saat memimpin Rapat Percepatan Penanggulangan TBC di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (6/3/2026).

AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat upaya penanggulangan tuberkulosis (TBC), salah satunya dengan menyiapkan pembentukan Kelurahan Siaga TBC di 64 kelurahan se-Kota Batam. Hal tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, saat memimpin Rapat Percepatan Penanggulangan TBC di Kantor Wali Kota Batam, Jumat (6/3/2026).

Rapat tersebut merupakan tindak lanjut atas hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) kinerja mengenai efektivitas upaya penuntasan TBC yang dilakukan Pemerintah Kota Batam.

Sebelumnya, hasil audit tersebut telah disampaikan pada Selasa (3/2/2026) yang ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Kepala BPK RI Perwakilan Kepulauan Riau, Emmy Mutiarini, bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Firmansyah menegaskan bahwa rapat ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mempercepat penanganan TBC sekaligus menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan BPK.

Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih: BP Batam Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

“Rapat ini merupakan rencana percepatan penanganan TBC di Kota Batam sekaligus tindak lanjut atas hasil audit BPK terkait pola penanganan TBC yang selama ini dilakukan,” ujar Firmansyah.

Mewakili Wali Kota Batam, ia berharap Dinas Kesehatan Kota Batam sebagai sektor utama (leading sector) dapat menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK secara optimal. Ia juga meminta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan agar program percepatan penanggulangan TBC dapat berjalan efektif.

“Kami berharap Dinas Kesehatan dapat menindaklanjuti rekomendasi tersebut dengan baik. Dukungan dari seluruh pemangku kepentingan juga sangat diperlukan agar upaya penanggulangan TBC berjalan maksimal,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Batam, sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 4.650 warga Batam terpapar TBC. Pemerintah Kota Batam menargetkan angka tersebut dapat menurun pada tahun 2026 melalui berbagai program penanggulangan yang diperkuat.

Firmansyah juga mengingatkan pentingnya dukungan sosial bagi penderita TBC agar proses pengobatan dapat berjalan dengan baik.

“Kepada masyarakat yang terpapar TBC perlu diberikan edukasi dan dukungan, bukan justru dijauhi. Kita harus merangkul mereka sebagaimana mestinya,” ujarnya.

Malam Minggu Makin Seru di Beverly Hotel Batam, BBQ All You Can Eat Cuma Rp 99 Ribu Sambil Nikmati City Light Batam

Sebagai langkah tindak lanjut terhadap rekomendasi BPK, Dinas Kesehatan Kota Batam berencana membentuk Kelurahan Siaga TBC di seluruh wilayah Batam pada tahun 2026.

Program tersebut akan mencakup 64 kelurahan dengan tujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam upaya penanggulangan TBC.

Melalui pembentukan Kelurahan Siaga TBC, diharapkan partisipasi masyarakat semakin meningkat, mulai dari penemuan kasus secara dini, pelaporan, proses pengobatan, hingga pencegahan penularan penyakit.

Dengan langkah tersebut, Pemerintah Kota Batam menargetkan peningkatan penemuan kasus secara lebih cepat, penurunan tingkat penularan, serta peningkatan angka kesembuhan TBC di Kota Batam.(*/emr)

DPRD Batam Harap APM Batam Perkuat Profesionalisme Pelayanan Wisata dan Promosi Budaya Melayu

Berita Terbaru



Batam




Kepri




Berita Populer

01

Penyiapan Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih: BP Batam Kedepankan Dialog dan Kepastian Hukum

02

Malam Minggu Makin Seru di Beverly Hotel Batam, BBQ All You Can Eat Cuma Rp 99 Ribu Sambil Nikmati City Light Batam

03

Rayakan HUT RI Ke-81, Lanal Tarempa Gelar Pasar Murah

04

Bendera Merah Putih 20 Meter Terbentang di Puncak Bukit Pulau Laut, SAR Natuna Gaungkan Semangat Kemerdekaan