Air Sering Mati, Ketua DPRD Batam Soroti Kinerja PT Moya: Gak Perlu Tunggu Sampai Warga Teriak-teriak

Avatar photo
Nuryanto.

AriraNews.com, Batam – Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto turut menyoroti terjadinya gangguan suplai air bersih yang terjadi di Batam beberapa waktu belakangan ini. Baik itu karena rusaknya pipa, juga belum ratanya tekanan air di setiap daerah.

Menurut Nuryanto, gangguan tersebut seharusnya bisa diminimalisir apabila diawasi dengan baik dan pengelola memiliki perencanaan yang matang dan respons yang cepat.

Contoh terbaru, terjadinya gangguan suplai air bersih akibat putusnya pipa utama di Plamo Garden, Batam Kota akibat dampak proyek infrastruktur beberapa hari lalu.

BACA JUGA:  Ini Jawaban BP Batam Persoalan Perpanjangan UWT di Puskopkar

Nuryanto melihat hal tersebut terjadi karena kurang pengawasan. Akibatnya operator alat berat tak mengetahui letak pipa.

Akhirnya masyarakat terdampak mengeluhkan karena lambatnya respons yang diberikan oleh SPAM Batam sebagai penanggung jawab penyedia air bersih di Batam.

“Air itu hajat hidup orang banyak, semua warga Batam, berhak mendapatkan pelayanan yang terbaik dari pengelola Air Batam. PT Moya seharusnya cepat tanggap,” ungkap Nuryanto, Senin (29/8/2022) pagi.

Selain dengan segera memperbaiki pipa yang bocor lanjutnya, pengelola seharusnya turun ke lapangan dengan menurunkan armada mobil tanki ke wilayah-wilayah terdampak tanpa harus menunggu aduan terlebih dulu.

BACA JUGA:  Legalitas Lahan Belum Jelas, Pembangunan Infrastruktur Tertahan: Keluhan Warga RW 18 Kabil Mengemuka di Reses Taba Iskandar

“Kita sadari bersama kalau itu musibah, kecelakaan, tapi sebagai pengelola air seharusnya PT Moya langsung respons dan menyiapkan armada untuk mendistribusikan air ke daerah-daerah yang terdampak akibat kecelakaan itu,” ungkapnya.

“Nggak perlu tunggu warga berteriak-teriak mengeluh tak ada air di medsos, meminta-minta di medsos, mereka konsumen bukan peminta-minta, jadi kalau ada kejadian seperti itu, atau pekerjaan perbaikan, ya Moya harus siap dan dengan cepat menyalurkan air secara manual ke daerah-daerah terdampak! ” tegas Nuryanto.

BACA JUGA:  TVRI Kepri dan BP Batam Siap Hadirkan Tayangan Piala Dunia untuk Masyarakat, Untuk Nobar Bisa Daftar di Sini

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini juga berjanji akan memanggil PT Moya dan BP Batam jika hal tersebut terulang kembali.

“PT Moya dan BP Batam jangan sampai kami panggil ya, jadi lakukanlah yang terbaik dalam melayani masyarakat, karena air itu hajat hidup orang banyak, ” tutupnya.(ara)