Ekonomi

Kontainer Reefer Kosong di Rute Jakarta–Natuna Picu Kritik, Pasokan Ayam Anjlok 15 Ton

Ariranews.com, Natuna – Kontainer berpendingin (reefer) yang diberangkatkan dalam kondisi kosong di rute Jakarta (Tanjung Priok) menuju Selat Lampa, Natuna, menuai kritik dari pengguna jasa tol laut. Insiden ini berdampak langsung pada anjloknya pasokan daging ayam ras ke Natuna hingga 15 ton dalam sebulan.

Temuan tersebut dinilai janggal, mengingat kontainer telah tercatat dalam manifes kapal KM Logistik Nusantara 4. Keberangkatan tanpa muatan mencerminkan lemahnya pengelolaan distribusi logistik, khususnya untuk komoditas strategis seperti bahan pangan.

Sebelumnya, kontainer itu direncanakan mengangkut daging ayam beku. Namun, akibat kosongnya muatan, pasokan ke Kabupaten Natuna turun signifikan dari sekitar 45 ton menjadi hanya 30 ton pada bulan ini.

Kondisi ini tidak sekadar dipandang sebagai kendala teknis, tetapi juga mengindikasikan belum optimalnya koordinasi dalam rantai pasok logistik, terutama di wilayah perbatasan yang sangat bergantung pada distribusi tol laut.

Salah satu pengguna jasa yang enggan disebutkan namanya mengaku heran dengan kejadian tersebut. Ia menilai kontainer yang telah tersegel seharusnya sudah siap dimuat, bukan justru diberangkatkan dalam kondisi kosong.

“Seharusnya reefer itu digunakan untuk distribusi daging ayam beku ke Natuna. Tapi kenyataannya kosong meski sudah disegel,” ujarnya, Sabtu Malam (28/3/2026).

Situasi diperparah dengan keterbatasan kuota kontainer reefer di rute Jakarta–Natuna. Para pelaku usaha pun mempertanyakan mekanisme distribusi yang dinilai belum transparan dan berpotensi merugikan.

Kepala Cabang PT Sarana Bandar Logistik (PT SBL) Natuna, Anto Raswanto, membenarkan adanya penurunan pasokan pada bulan ini akibat satu kontainer kosong.

“Bulan lalu tiga kontainer atau sekitar 45 ton. Karena satu kontainer kosong, bulan ini hanya 30 ton,” jelasnya.

Sementara itu, Staf Operasional Ekspedisi PT Multi Terminal Indonesia (MTI) Cabang Natuna, Tarkim, juga mengakui adanya kontainer yang berangkat tanpa muatan. Ia menyebut hal tersebut terjadi akibat miskomunikasi antara pihak pengirim dan pemasok.

“Iya, memang ada satu kontainer yang kosong. Itu bukan faktor kesengajaan, melainkan karena miskomunikasi,” kata Tarkim saat dikonfirmasi di Pelabuhan Selat Lampa, Jumat (27/3/2026).

Menurutnya, kontainer tetap diberangkatkan demi menjaga kelancaran arus logistik. Pihak ekspedisi, kata dia, telah menyampaikan jadwal penutupan (closing) muatan, namun hingga batas waktu yang ditentukan, barang belum tersedia.

“Besar kemungkinan pemasok belum siap, bisa karena stok atau faktor libur Lebaran,” tambahnya.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap kontainer memiliki kapasitas hingga 20 ton dan digunakan secara bolak-balik dalam sistem tol laut. Dalam kasus ini, barang yang seharusnya dimuat dari Jakarta tertinggal karena keterlambatan, sementara kapal tidak memungkinkan untuk menunggu.

“Statusnya barang ketinggalan kapal, sehingga kontainer tetap berangkat dalam kondisi kosong,” ujarnya.

Meski demikian, pengguna jasa menilai kejadian tersebut seharusnya dapat diantisipasi dengan koordinasi yang lebih matang. Apalagi, keterbatasan kuota reefer dan tingginya kebutuhan logistik di Natuna menjadi faktor krusial yang tidak bisa diabaikan.

Pengguna jasa tol laut mendesak pihak terkait, termasuk operator tol laut, untuk memberikan penjelasan resmi sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh. Transparansi dan akuntabilitas dinilai penting agar distribusi bahan pangan di wilayah perbatasan tidak kembali terganggu. (Dod)

Dodi

Recent Posts

Tingkatkan Kapasitas Kepemimpinan, Wakil Ketua I DPRD Natuna Ikuti Retreat Nasional di Akmil Magelang

Ariranews.com, Natuna – Dalam upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Natuna, Daeng…

12 jam ago

Uji Repeater di Gunung Ranai, SAR Natuna Perkuat Sistem Komunikasi Operasi

Ariranews.com, Natuna – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna melakukan uji fungsi repeater di Gunung…

14 jam ago

Dampak Domino Kenaikan BBM, ALFI Batam: Ongkos Transportasi Naik 100 Persen, Harga Sembako Batam Terancam Melonjak

AriraNews.com, Batam - Harga bahan pokok di Batam terancam melonjak tajam menyusul kenaikan signifikan harga…

1 hari ago

Pembangunan Rumah Wakaf Qur’an BWI Batam Dimulai

AriraNews.com, Batam - Di bawah hangatnya sinar matahari pagi, langkah awal pembangunan Rumah Wakaf Qur’an…

2 hari ago

PLN Batam dan DayOne Wujudkan Data Center Terbesar di Indonesia

AriraNews.com, Batam – PT PLN Batam bersama DayOne melaksanakan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik…

2 hari ago

Dukungan Penuh BP Batam, DayOne Bangun Data Center Kedua, PLN Batam Siap Bangun PLTS Kapasitas 200 MWP

AriraNews.com, Batam - Batam terus mempertegas posisinya sebagai destinasi utama investasi digital di Asia Tenggara.…

2 hari ago