Dukung Program Studi Animation, Politeknik Negeri Batam Dilengkapi Bioskop dan Alat Virtual Reality

Avatar photo
Direktur Politeknik Negeri Batam, Uuf Brajawidagda, S.T, MT, Ph.D, menjelaskan secara singkat tentang Program Studi Animation usai menonton film animasi hasil karya mahasiswa di bioskop mini yang ada di kampus.

AriraNews.com, Batam – Salah satu tujuan didirikannya Politeknik Negeri Batam (PoliBatam) adalah untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia (SDM) untuk industri yang ada di Batam. Contohnya, untuk industri animasi yang saat ini dikembangkan di Kawasan Nongsa Digital Park, melalui Infinite Studios. Sehingga dibuka jugalah Program StudiĀ  D4 Animation.

“Alhamdulillah, sebagian mahasiswa kita yang sudah tamat diterima di tempat tersebut,” ungkap Direktur Politeknik Negeri Batam, Uuf Brajawidagda, S.T, MT, Ph.D, pada sejumlah wartawan, dalam kegiatan Tour Kampus Politeknik Negeri Batam, Senin (26/9/2022) siang.

Mahasiswa Politeknik Negeri Batam sedang mengerjakan film animasi.

Uuf begitu dia disapa sehari-hari kemudian mengajak untuk melihat proses pembelajaran mahasiswa di jurusan tersebut. Pertama menonton film pendek hasil karya mahasiswa jurusan animasi tersebut di bioskop mini yang ada di Gedung Technoprenuer Politeknik Negeri Batam. Gedung tersebut merupakan gedung terbaru di kawasan kampus.

BACA JUGA:  Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih Sapi dan Kambing Kurban, Doakan Wako Batam Amsakar Achmad Raih Haji Mabrur

Di dalam bioskop mini tersebut terdapat 36 kursi yang sangat nyaman dengan lebar layar sekira 3X1,5 meter. Sound sistemnya pun tak kalah dengan bioskop kebanyakan. Film animasi yang diputar yang merupakan hasil karya mahasiswa itu pun tak kalah dengan film animasi yang ada di tivi.

“Satu film animasi ini membutuhkan 70 an orang, butuh ‘air mata’ dan hasilnya masih perlu banyak perbaikan, tapi setidaknya menimbulkan keberanian bagi anak-anak (mahasiswa),” kata Uuf.

Dia kemudian mengajak melihat sebagian proses pembuatan film animasi yang sedang dikerjakan oleh mahasiswa di ruangan di gedung yang sama. Beberapa mahasiswa terlihat sedang menggambar karakter animasi, memproses menjadi 3D, memberikan efek dan bagian lainnya.

“Semua dikerjakan oleh mahasiswa, dari awal sampai selesai termasuk dubbing suara,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Aweng Kurniawan Apresiasi Kerja Sama PLN Batam dan EGS AI Data Center
Yusfa Hendri sedang mencoba game hasil karya mahasiswa Politeknik Negeri Batam melalui Virtual Reality yang ada di kampus tersebut.

Kemudian Uuf juga menunjukkan lobor game yang ada di gedung tersebut. Bahkan, Asisten I Pemerintahan Pemko Batam, Yusfa Hendri sempat mencoba alat Virtual Reality (VR) untuk mencoba  game hasil karya mahasiswa Politeknik Negeri Batam.

Diketahui Politeknik Negeri Batam merupakan salah satu Politeknik Negeri unggulan di Indonesia. Pasalnya, program studi yang ada mengikuti perkembangan dunia industri. Hal itu bisa dilihat dari waktu ke waktu. Tahun 2000 Batam berfokus pada Manufacturing, Oil and Gas, tahun 2004 masuk pada Creative Industry, 2010-2014 Shipbuilding dan MRO, 2017 masuk pada Digital Bridge, 2018 Logistics, dan 2022 Tourism.

Tercatat saat ini mahasiswanya mencapai 8.400 orang. Bahkan saat ini jumlah mahasiswanya di tingkat politeknik masuk dalam lima besar di Indonesia.

BACA JUGA:  Seminggu Disdukcapil Batam Terbitkan 3.878 KIA

Sat ini ada empat Departemen dengan 20 program studi yang ada di Politeknik Negeri Batam. Pertama, Departemen Electrical Engineering dengan Program Studi; D3 Electronics Engineering, D3 Manufacture of Electronics, D3 Instrumentation Engineering, D4 Mechatronics Engineering, D4 Robotics Engineering, D4 Power Plant Technology.

Kedua, Departemen Informatics Engineering, dengan Program Studi; D3 Informatics Engineering, D3 Geomatics Engineering, D4 Multimedia and Networking, D4 Animation, D4 Cyber Security Technology, D4 Sofware Engineering.

Ketiga, Departemen Machanical Engineering, dengan Program Studi; D3 Mechanical Engineering, D3 Aircraft Maintenance, D3 Ship Design and Contsruction, D4 Fabrication and Welding Engineering Engineer Profession.

Dan keempat, Departemen Business and Manajement, dengan Program Studi; D3 Accounting, D4 Managerial Accounting, D4 Business Administration, D4 International Trade Logistics.(ara)