Kepri

Karantina Kepri Terbitkan Sertifikat Kesehatan untuk 290 Ton Ikan Asal Natuna Bernilai Rp4,45 Miliar

Ariranews.com, Natuna – Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kepulauan Riau (Karantina Kepri) melalui Satuan Pelayanan Natuna menerbitkan Sertifikat Kesehatan Ikan dan Produk Ikan (KI-2) untuk pengiriman 290,1 ton ikan dan produk perikanan asal Natuna menuju Jakarta.

Pengiriman tersebut tidak hanya menunjukkan tingginya aktivitas perdagangan hasil perikanan Natuna, tetapi juga menjadi bukti komitmen Karantina Kepri dalam menjamin seluruh komoditas yang dilalulintaskan berada dalam kondisi sehat, aman, dan layak dikonsumsi masyarakat.

Komoditas yang dikirim terdiri atas 176 ton ikan pelagis, 49,5 ton ikan karang, 6 ton ikan teri beku, 25,6 ton gurita, serta 33 ton cumi dengan nilai ekonomi mencapai Rp4,45 miliar.

Seluruh komoditas diangkut menggunakan moda transportasi laut KM Logistik Nusantara 4 dan KM ABG Kepri menuju Jakarta.

Kepala Karantina Kepri, Hasim, menjelaskan bahwa sebelum sertifikat diterbitkan, petugas terlebih dahulu melakukan pemeriksaan administratif melalui aplikasi PTK Online untuk memastikan seluruh dokumen telah sesuai dengan ketentuan.

“Selanjutnya dilakukan pemeriksaan fisik dan kesehatan media pembawa. Walaupun ikan dikirim dalam kondisi beku, kualitasnya tetap harus segar dan layak,” ujar Hasim.

Ia menambahkan, setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai dan tidak ditemukan Hama dan Penyakit Ikan Karantina (HPIK), Karantina Kepri menerbitkan Sertifikat Kesehatan Ikan dan Produk Ikan (KI-2).

Menurutnya, dokumen tersebut menjadi jaminan bahwa ikan dan produk perikanan yang dikirim telah memenuhi persyaratan kesehatan sehingga aman untuk dipasarkan dan dikonsumsi masyarakat.

Hasim menegaskan, Karantina Kepri akan terus menjalankan tugas pengawasan terhadap lalu lintas hewan, ikan, tumbuhan, serta produk turunannya dengan mengedepankan pelayanan yang cepat dan akurat.

“Dengan semangat Perlindungan Maksimal, Pelayanan Optimal, Karantina siap menjamin keamanan pangan yang dikirimkan. Kami selalu bersungguh-sungguh memastikan setiap komoditas aman sebelum sampai dan dihidangkan kepada masyarakat,” tutup Hasim.

(Dod)

Dodi

Recent Posts

Fox Hotel Nagoya Resmi Hadir, Tandai Ekspansi Fox Hotels Indonesia

AriraNews.com, Batam – Fox Hotels terus memperluas kehadirannya di Indonesia dengan dibukanya Fox Hotel Nagoya…

16 menit ago

Bawa Agenda Natuna ke Bappenas, Cen Sui Lan Dorong Dukungan Pusat untuk Infrastruktur dan DAK

Jakarta,Ariranews.com — Bupati Natuna Cen Sui Lan membawa sejumlah agenda strategis pembangunan daerah ke meja…

2 jam ago

Natuna Siapkan POPDA XI Kepri 2028, Pemkab Usulkan Pembangunan Fasilitas Aquatik ke Pemerintah Pusat

Jakarta,Ariranews.com— Pemerintah Kabupaten Natuna mulai mematangkan persiapan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA)…

8 jam ago

Rumah Pengrajin Tekat Encek Zulaika dan Tenun Lingga, Membawa Warisan Budaya ke Pasar Mancanegara

AriraNews.com, LINGGA — Dari sebuah rumah sederhana di Kampung Tembaga, kawasan Masjid Sultan Lingga, Kabupaten…

9 jam ago

Wara Lanud RSA Natuna Dibekali Hadapi Transformasi Organisasi dan Tantangan Era Digital

Natuna, Ariranews.com – Wanita TNI Angkatan Udara (Wara) Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna mendapat pembekalan…

9 jam ago

Sensus Ekonomi 2026, Warga Batam Diminta Tak Khawatir Berikan Data kepada Petugas

AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan…

12 jam ago