Headline

25 Relawan Uji Vaksin Positif Covid-19

Ariranews.com: Meski sudah disuntik vaksin Covid-19 bukan berarti seseorang sudah kebal dan gak bakal terinfeksi lagi.
Hal itu juga menunjukkan vaksin Covid-19 belum 100 persen sempurna.

Buktinya 25 relawan uji klinis vaksin Sinovac yang terkonfirmasi Covid-19. Relawan positif Corona itu terdiri dari 18 penerima plasebo dan tujuh orang yang telah mendapatkan dua kali vaksinasi.

Hal itu diungkapkan, Ketua Tim Uji Klinis Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Unpad Kusnandi Rusmil.

“Untuk uji klinis kemarin itu kan ada yang dapat vaksin, ada yang dapat plasebo. Nanti dilihat berapa yang sakit dapat vaksin, berapa yang sakit dapat plasebo. Dari hasil kemarin yang dapat vaksin yang sakit (terpapar Covid-19) tujuh, yang dapat plasebo 18 (relawan),” kata Kusnandi di tempat praktiknya, kawasan Sukajadi, Kota Bandung, dilansir detik.com, Senin (18/1/2021).

Kredit Tumbuh 13,58 Persen, Transaksi QRIS Melesat

Menurut Kusnandi, penerima vaksin itu tertular saat berkegiatan di luar. Rata-rata bagi yang terpapar tapi telah menerima vaksin, gejala Covid-19 yang dialaminya masuk dalam kategori ringan.

“Karena kan yang ikut uji klinis banyak yang kemana-mana, dan boleh kemana-mana. Kita tetap kontrol dan dia kalau ada gejala di-swab sama kita. Tapi sebagian besar itu bergejala ringan dan enggak dirawat,” tutur Kusnandi.

“Nah yang plasebo ada yang dirawat. Orang yang diuji klinis itu boleh kemana-mana, enggak ada yang dilarang sehingga dia mempunyai kesempatan dapat penyakit sama dengan normal,” dia menambahkan.

Terpaparnya 25 relawan dari 1.620 relawan yang ikut dalam proses uji klinis, kata Kusnandi, memengaruhi besaran efikasi vaksin Covid-19 dari Sinovac tersebut. Sebelumnya, BPOM RI mengumumkan efikasi dari vaksin tersebut berada di kisaran 65 persen.

“Nanti dilihat berapa yang sakit dapat vaksin berapa yang sakit dapat plasebo. Dari hasil yang kemarin yang dapat vaksin yang sakit 7, yang dapat plasebo 18. Kan yang diuji klinis ada 1.620 relawan, artinya 8.810 per tiap-tiap kelompok jadi yang dapat vaksin itu 7/810 berapa persen, 18/810 berapa persen. Nanti dilihat perbandingannya berapa jadi hasil itu berapa dikali 100 persen hasilnya segitu (65 persen),” tutur Kusnandi.

Ia menegaskan kembali bahwa orang yang telah mendapatkan vaksinasi masih bisa tertular, meski potensi tersebut bisa diminimalisasi oleh vaksin. “Vaksin itu supaya tubuh kebal terhadap penyakit, tapi ada beberapa orang yang mempunyai gangguan (tidak terbentuk) kekebalan, contohnya orang yang makan obat-obatan tertentu atau terkena penyakit misal leukimia, jadi kemungkinan tetap tertular,” ucap Kusnandi.(emr)

BI Tahan Suku Bunga 5,75 Persen, Rupiah Menguat di Tengah Gejolak Global

sumber: detik.com
foto: istimewa/ilustrasi

Redaksi

Recent Posts

Alamak!  Motor Digembok Cakram Tetap Raib

AriraNews.com, Batam — Malang nasib M Garik. Sepeda motornya hilang saat ditinggal mancing di Danau…

2 menit ago

Tiga Hari Penuh Kebersamaan, RW 12 Tanjung Sengkuang Ukir Tradisi Baru Semarak Kemerdekaan

AriraNews.com, Batam - Semangat kemerdekaan benar-benar terasa di RW 12, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu…

23 menit ago

Lanal Ranai dan Tim Gabungan Berjibaku Jinakkan Api, 30 Hektare Lahan Gambut Natuna Terbakar

Natuna, Ariranews.com — Kebakaran melanda lahan gambut seluas sekitar 30 hektare di kawasan Tanjung Semedang,…

14 jam ago

Pangkosek II Kunjungi Satrad 201 Ranai, Koordinasi Pertahanan Udara di Natuna Diperkuat

Natuna, Ariranews.com — Komandan Lanud Raden Sadjad Marsekal Pertama TNI Onesmus Gede Rai Aryadi, S.E.,…

14 jam ago

Batam Prime International Football Series 2026 Resmi Ditutup, Dorong Batam Jadi Destinasi Sport Tourism

AriraNews.com, Batam - Setelah berlangsung selama dua hari, rangkaian Batam Prime International Football Series 2026…

15 jam ago

Keamanan Jadi Kunci, Polda Kepri Gaungkan “Secure Kepri, Secure Your Investments” untuk Dorong Investasi

AriraNews.com, Batam – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) menempatkan keamanan sebagai fondasi utama untuk…

15 jam ago