Marlin Jadi Keynote Speaker Seminar Nasional Muhammadiyah Kota Batam

Avatar photo
Ketua STIT International Muhammadiyah Batam Arifudin Jalil serahkan cinderamata pada Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, yang didapuk sebagai keynote speaker Seminar Nasional - Umum, Peran Pendidik dan Orangtua dalam Perlindungan Anak di Era Digital, Sabtu (22/7/2023).

AriraNews.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, didapuk sebagai keynote speaker Seminar Nasional – Umum, Peran Pendidik dan Orangtua dalam Perlindungan Anak di Era Digital, Sabtu (22/7/2023).

Seminar yang diselenggarakan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Internasional Muhammadiyah (STIT IM) Batam, dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia, digelar di Aula Hamka, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Kota Batam, Kompleks Perguruan Muhammadiyah, Batuaji, Kota Batam.

BACA JUGA:  Jumlah Permintaan Hewan Kurban di Batam Tahun 2026 Diperkirakan Menurun

Hadir dalam kesempatan ini, Wakil Ketua KPAI Pusat Dr Jasra Putra, Ketua STIT International Muhammadiyah Batam Arifudin Jalil, dan para tokoh Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Batam dan Provinsi Kepri.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustin bersama anggota Aisyiyah Kota Batam dan Provinsi Kepri.

Dalam uraiannya, Marlin buka-bukaan tentang caranya melindungi anak dari terpaan gadget. Hal tersebut diambil dari pengalaman pribadinya sebagai ibu anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

BACA JUGA:  Amsakar Motivasi Finalis Duta Wisata Batam 2026, Garda Depan Promosi Daerah

“Sejak diarahkan, kini dia (anak Marlin) sering berprestasi di kelasnya,” ujar istri Wali Kota Batam H Muhammad Rudi tersebut. “Namun ingat, anak-anak tidak boleh dipaksa. Kalau melarang, kita harus bisa memberikan alternatif lain,” lanjutnya.

Terkait tenaga pendidik, Marlin sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, juga Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Batam, mengajak supaya punya inovasi dan kreativitas dalam mengajar.

BACA JUGA:  Batam Raih Penghargaan Penurunan Kemiskinan dan Stunting

“Anak usia dini itu perlu pendampingan, baik sebagai teman atau orang tua. Maka itu tenaga pendidik harus menjiwai perannya dan ingat, tak boleh stres dan harus selalu bahagia,” jelasnya.(ski)