Nasional

Telkom Raih Peringkat 2 Badan Publik Kualifikasi “Informatif” kategori BUMN pada Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2024

AriraNews.com, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menunjukkan komitmennya dalam menjalankan prinsip transparansi dan akuntabilitas informasi publik dengan meraih peringkat kedua Badan Publik Kualifikasi “Informatif” dalam kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang digelar oleh Komisi Informasi Pusat (KIP). Penghargaan diberikan langsung oleh Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro kepada VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko, berlangsung di Ballroom Hotel Movenpick, Jakarta Pusat, Selasa (17/12).

VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko mengatakan, “Sebagai bagian dari Badan Publik, Telkom senantiasa berkomitmen memperkuat keterbukaan informasi, salah satu pilar utama penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).”

Andri menambahkan bahwa Telkom terus berupaya meningkatkan pengelolaan Keterbukaan Informasi Publik dengan memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan dan efektivitas layanan informasi publik. “Melalui berbagai kanal komunikasi yang kami miliki, Telkom berupaya memenuhi hak akses masyarakat terhadap informasi publik dan meningkatkan transparansi sebagai landasan dalam membangun kepercayaan stakeholders,” tambahnya.

Hasil kualifikasi Keterbukaan Informasi Publik dinilai melalui e-Monev (Monitoring dan Evaluasi), merupakan proses evaluasi yang digunakan KIP untuk menilai tingkat keterbukaan informasi publik dari badan publik. Proses ini melibatkan pengisian kuesioner (Self-Assessment Quesioner/SAQ) oleh Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di setiap badan publik, yang menjadi instrumen penting dalam mengukur sejauh mana badan publik memenuhi standar keterbukaan informasi. Hasil e-Monev ini menjadi dasar untuk memberikan penilaian serta penghargaan kepada badan publik yang telah menunjukkan komitmennya terhadap keterbukaan informasi.

Pada tahun 2024, terdapat peningkatan jumlah badan publik yang masuk kategori “Informatif”, yaitu sebanyak 162 badan publik, termasuk 36 perusahaan BUMN di dalamnya, dibandingkan 139 badan publik pada tahun sebelumnya. Namun demikian, sebanyak 160 badan publik atau sekitar 44 persen dari total 363 badan publik yang dimonitoring dinilai “kurang informatif” atau “tidak informatif”.

Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro memberikan apresiasi kepada badan publik yang masuk kualifikasi “Informatif” yang mengalami peningkatan dari sebelumnya. “Saya menyampaikan apresiasi kepada badan publik yang telah berkomitmen dalam mewujudkan transparansi informasi semoga menjadi pemicu badan publik lainnya untuk memperbaiki pelayanan informasi kepada masyarakat,” ujarnya. (ara)

Redaksi

Recent Posts

HUT Ke-61, Telkom Tegaskan Komitmen Percepat Transformasi Digital Indonesia

AriraNews.com, Jakarta – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memanfaatkan momentum peringatan hari ulang tahun…

5 jam ago

BP Batam dan Tim Gabungan Patroli di Jembatan 1 Barelang, Antisipasi Pungli dan Parkir Liar

AriraNews.com, Batam – BP Batam bersama Dinas Perhubungan Kota Batam, Polisi Militer, dan Patroli dan…

6 jam ago

Batam Jadi Percontohan SiTaskin Pesisir, BP Taskin Integrasikan Program Lintas Kementerian

AriraNews.com, Batam – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) menegaskan perannya sebagai pengorkestra berbagai program…

8 jam ago

SMPN 2 Bunguran Selatan Terapkan Pengelolaan Dana BOS Berbasis Data demi Tingkatkan Mutu Pendidikan

Ariranews.com, Natuna – SMPN 2 Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, menerapkan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah…

13 jam ago

Di Rakernas APEKSI, Amsakar Tekankan Kolaborasi Jadi Kunci Sukses Pembangunan Daerah

AriraNews.com, Medan – Penguatan kolaborasi antarpemerintah dan lintas sektor menjadi salah satu isu utama yang…

17 jam ago

Prabowo Panggil Pimpinan BP Batam, Siapkan Batam Menjadi Gerbang Maritim dan Investasi Global

AriraNews.com, Jakarta - Presiden RI Prabowo Subianto menerima jajaran pimpinan BP Batam untuk membahas percepatan…

18 jam ago