Headline

Sindikat Pencurian Anjing Beraksi di Batam Kota, Temukan Anjing Ini Dapat Imbalan

AriraNews.com, Batam – Sudah tiga hari belakangan Orta Sari, warga Perumahan Griya Buana Indah, Batamcenter, Batam, tak nyenyak tidur. Dia kepikiran terus dengan anjing kesayangannya yang hilang sejak, Sabtu (18/2/2023) dini hari, lalu.

“Hilangnya sekitar jam dua gitulah kira-kira,” ungkap Orta, saat dihubungi, Selasa (21/2/2023) pagi.

Sejak hilang, bersama keluarganya dia sudah berusaha mencari dengan berkeliling Batam. Selain itu upaya lainnya dengan mengumumkannya di media sosial.

“Yang bisa menemukannya akan saya kasih imbalan,” ungkapnya.

Dikatakan wanita yang masih kuliah ini, anjing kesayangannya itu merupakan anjing ras. Sangat terawat. Kalau sakit dibawa ke dokter hewan dan kadang juga ke salon hewan.

Anjing berwarna putih hitam tersebut dia rawat sejak kecil dan saat ini berumur dua tahun. Bagi Orta bukan masalah berapa harga anjing itu tapi, dia sangat menyayanginya.

“Kalau harga pernah ditawar orang Rp 12 juta,” ungkapnya lagi.

Diungkapkannya, anjingnya itu diduga dicuri. Pasalnya, tali pengikatnya putus, seperti digunting. Kemungkinan lepas sangat kecil. Apalagi anjingnya sudah jinak. Jika pun lepas tak mungkin pergi jauh.

“Anjing saya itu terikat di pagar, di dalam,” ungkapnya.

Dugaan dicuri lainnya, di teras rumahnya ditemukan sisa makanan. Diduga makanan tersebut sudah diberi bius yang membuat anjingnya tak berdaya. Dia menduga pencurian tersebut dilakukan sindikat dan sangat profesional.

“Kami menemukan tomat, mungkin sisa makanan yang dikasih. Selain itu kami juga tak mendengar anjingnya menggonggong. Pelakunya kami duga lebih dari satu orang,” ungkapnya.

Selain itu, dari CCTv salah seorang tetangganya, dini hari itu juga ada sebuah mobil yang berhenti dekat rumahnya. Tapi kamera pengintai tersebut tak menyorot dengan jelas ke arah rumahnya.

“Kami juga curiga dengan mobil itu. Bukannya nuduh,” kata Orta.

Diungkapkan juga kejadian serupa pernah dialaminya sekitar tiga tahun lalu. Anjing peliharaannya mati dengan tiba-tiba. Diduga diracun.

“Kali ini rencananya kami buat laporan ke polisi,” katanya.

Dia pun berharap bagi masyarakat Batam yang melihat keberadaan anjingnya untuk segera menghubunginya. Bagi yang menemukan akan diberikan hadiah.

“Bagi yang melihat atau menemukan bisa menghubungi saya di nomor telepon 082173548862,” harapnya.(emr)

Redaksi

Recent Posts

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab Natuna Sediakan Sembako Bersubsidi di Bunguran Utara

Ariranews.com, Natuna – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat…

3 jam ago

Gubernur Ansar Turun Langsung Bersihkan Jalan Bandara RHF, Tegaskan Pentingnya Menjaga Wajah Kepri

AriraNews.com, TANJUNGPINANG – Upaya menjaga wajah Kota Tanjungpinang agar tetap bersih dan nyaman terus dilakukan…

8 jam ago

Bupati Iskandarsyah Resmikan Rumah Duka Dambaan Masyarakat Hasil Perjuangan Herman Akham

KARIMUN, ariranews.com– Saat kabar duka menyelimuti, kehadiran tempat yang nyaman dan layak menjadi penyejuk bagi…

9 jam ago

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie: Media Berperan Strategis Menjaga Stabilitas dan Keamanan Batam

AriraNews.com, BATAM – Di tengah derasnya arus informasi yang berkembang di masyarakat, sinergi antara kepolisian…

9 jam ago

Kolaborasi Lintas Instansi di Natuna, Basarnas Kenalkan Usaha Kreatif Berbasis Limbah Laut

Ariranews.com, Natuna – Basarnas Natuna mengenalkan pemanfaatan limbah laut sebagai peluang usaha kreatif kepada masyarakat…

9 jam ago

Dari Sampah Menjadi Karya, Lanud RSA Tanamkan Kesadaran Lingkungan di Wilayah Perbatasan

Ariranews.com, Natuna - – Dari sampah menjadi karya, Lanud Raden Sadjad (RSA) Natuna menanamkan kesadaran…

12 jam ago