Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau, Drs. H. Ismeth Abdullah, melaksanakan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat dalam rangka Reses Masa Sidang V Tahun 2026 di Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (25/7/2026).
AriraNews.com, ANAMBAS – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Riau, Drs. H. Ismeth Abdullah, melaksanakan kegiatan Penyerapan Aspirasi Masyarakat dalam rangka Reses Masa Sidang V Tahun 2026 di Kecamatan Jemaja Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (25/7/2026).
Kegiatan reses yang dipusatkan di Aula Gedung Pertemuan Masyarakat Desa Bukit Padi itu dihadiri Camat Jemaja Timur, para kepala desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kecamatan Jemaja Timur, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kelompok petani, nelayan, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Dalam sambutannya, Ismeth Abdullah menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi sarana penting bagi anggota DPD RI untuk mendengar secara langsung berbagai persoalan, kebutuhan, dan harapan masyarakat di daerah.
“Reses ini sangat penting, bukan hanya kegiatan seremonial. Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan kami tampung untuk kemudian diperjuangkan dan disampaikan kepada kementerian maupun instansi yang berwenang, sehingga kebutuhan dan harapan masyarakat dapat ditindaklanjuti,” ujar Ismeth.
Ia menjelaskan, hingga saat ini dirinya telah melaksanakan reses di 19 titik dari total 26 titik yang dijadwalkan di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Setelah menyelesaikan agenda di Kecamatan Jemaja Timur, ia melanjutkan kegiatan reses ke Kecamatan Jemaja, kemudian ke Kota Batam dan Kabupaten Karimun.
Memasuki sesi dialog, masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai persoalan yang hingga kini belum memperoleh penyelesaian dari pemerintah, baik pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah.
Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Jemaja Timur, Amir Fikri, mengungkapkan bahwa masih banyak persoalan yang telah bertahun-tahun menjadi pekerjaan rumah pemerintah. Ia berharap pemerintah tidak lagi menganggap persoalan di Jemaja Timur sebagai hal biasa, tetapi segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikannya.
Amir secara khusus menyoroti belum tuntasnya persoalan pembebasan lahan transmigrasi di Desa Bukit Padi dan Desa Ulu Maras. Menurutnya, usulan penyelesaian lahan tersebut telah berkali-kali diajukan, namun hingga kini belum membuahkan hasil.
“Hingga kini lahan transmigrasi di Desa Bukit Padi dan Desa Ulu Maras masih belum terselesaikan. Permohonan pembebasan lahan sudah lama kami usulkan, namun belum juga ada penyelesaian,” ungkapnya.
Selain itu, Amir juga meminta perhatian pemerintah terhadap pembangunan jalan poros yang menghubungkan Desa Bukit Padi, Pikuk hingga Desa Kuala Maras. Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Kecamatan Jemaja Timur dengan Kecamatan Jemaja serta sangat penting untuk memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian dan perikanan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah.
Harapan serupa juga disampaikan Kepala Desa Ulu Maras, Bagus Wibawa. Ia meminta agar persoalan lahan transmigrasi yang hingga kini belum terselesaikan dapat segera dituntaskan melalui dukungan Anggota DPD RI.
Menurut Bagus, penyelesaian status lahan tersebut sangat dinantikan masyarakat karena selama ini menjadi kendala dalam memberikan kepastian hak atas tanah sekaligus menghambat berbagai program pembangunan di desa.
“Semoga Bapak dapat membantu memperjuangkan agar lahan transmigrasi yang ada segera dilakukan pembebasan, sehingga masyarakat tidak lagi dihantui ketidakpastian status lahan. Kami berharap persoalan yang sudah berlangsung cukup lama ini dapat segera memperoleh solusi,” ujarnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Ismeth Abdullah memastikan seluruh masukan masyarakat akan menjadi bagian dari hasil reses yang selanjutnya diteruskan kepada kementerian maupun instansi terkait sesuai kewenangannya.
Menurutnya, setiap daerah memiliki persoalan dan kebutuhan yang berbeda-beda. Karena itu, kegiatan reses menjadi momentum penting untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi masyarakat sebagai bahan perjuangan di tingkat pusat.
Ia berharap komunikasi antara masyarakat dan DPD RI terus terjalin dengan baik sehingga setiap aspirasi yang berkembang di daerah dapat diperjuangkan secara maksimal demi mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Riau, khususnya di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog yang interaktif, kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Anggota DPD RI, unsur pemerintah daerah, dan masyarakat yang hadir. (bbg)
Natuna, Ariranews.com – Menjelang peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-79, Pangkalan TNI…
AriraNews.com, Batam - Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia…
AriraNews.com, ANAMBAS – Pemerintah Kecamatan Jemaja Timur kembali melaksanakan kegiatan Jumat ASRI (Aksi Bersih, Sehat,…
AriraNews.com, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus memperkuat upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan memperluas…
AriraNews.com, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam akan memulai pekerjaan rekonstruksi Jalan Gajah Mada, khususnya…
AriraNews.com, Batam – Pesta rakyat kini hadir dengan sentuhan digital. Selama tiga hari ke depan,…