Batam  

Di Batuaji, Marlin Gelar Latih Mengelola Hasil Prikanan jadi “Emas”

Avatar photo
Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina melihat pelatihan pengolahan hasil prikanan, di Fasum Perumahan Aviari, Griya Pratama, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Rabu (18/10/2023) pagi.

AriraNews.com, Batam – Wakil Gubernur Kepulauan Riau Hj Marlin Agustina, sangat jeli melihat peluang usaha pengolahan ikan di Kota Batam, khususnya, dan Kepri umumnya. Bagaimana mengelola potensi itulah, yang kerap ia berikan kepada masyarakat.

Salah satunya dengan menggelar pelatihan pengolahan hasil prikanan, di Fasum Perumahan Aviari, Griya Pratama, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Rabu (18/10/2023) pagi.

BACA JUGA:  Pasca Tabrak Lari Siswa, Li Claudia Perintahkan Percepat Pembangunan Zona Selamat Sekolah

Menurut Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam ini, apabila usaha tersebut dikelola dengan baik dan benar, pasti akan mendatangkan keuntungan yang sangat menjanjikan. Sebab, memiliki prospek yang cerah.

Ibu-ibu di Perumahan Aviari, Griya Pratama, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, bersemangat mengikuti pelatihan pengelolaan hasil prikanan yang memiliki harga jual.

“Dengan 96 persen wilayahnya yang terdiri dari lautan, dengan kondisi geografis yang terdiri atas 2.408 pulau, Kepri memiliki potensi perikanan sebesar 1,1 juta ton per tahun. Namun baru termanfaatkan 3,3 persennya,” ungkapnya.

BACA JUGA:  BP Batam Ungkap Pengadaan Pot Bougenville dari Dana CSR

Padahal, lanjut Marlin, Kepri menghasilkan berbagai komoditas ekspor unggulan seperti lobster, kepiting, ikan kerapu, ikan betutu, udang belalang, gonggong, kerang, rumput laut, udang vaname, dan ikan tenggiri.

“Melalui pelatihan ini, diharapkan nanti peserta tumbuh ide untuk memanfaatkan potensi emas ini dengan lebih maksimal,” ujarnya.

Hadir mendampingi Marlin, Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Batam Hj Hariyanti Haryanti Jefridin, Deputi Executive General Manager Kantor Pos Batam Dicky Ermawan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Batam Mardanis, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Novi Harmadyastuti, dan para pemangku kepentingan lainnya. (ski)

BACA JUGA:  Di Tengah Kenaikan Tiket, Bandara Hang Nadim Pastikan Layanan Tetap Normal