Banyak Pohon Kelapa Mati di Kelurahan Batubesar, Ancam Keselamatan Warga

Avatar photo
Terlihat tiga batang pohon kelapa mati dan masih berdiri tegak. Pohon tersebut berada di jalan alternatif menuju SMAN 15 Nongsa.

AriraNews.com, Batam – Meninggalnya Andini Putri Aminarti, siswi SMAN 15 Nongsa, Batam akibat tertimpa pohon kelapa yang tumbang tentu meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga.

Tentu diharapkan kejadian serupa tak terulang. Namun, melihat kondisi di lapangan bisa saja terjadi kembali. Pasalnya, di daerah tersebut terlihat banyak pohon kelapa yang kondisinya sama dengan pohon kelapa yang menimpa Andini Putri Aminarti. Pohon kelapa yang sudah mati, namun dibiarkan begitu saja. Posisinya pun ada yang di pinggir jalan dan dekat dengan rumah warga.

Pohon kelapa yang sudah mati belum ditebang.

Jika tak ada antisipasi dari pihak terkait, tak menutup kemungkinan pohon-pohon yang telah lapuk tersebut akan juga tumbang. Apalagi belakangan kondisi cuaca tak menentu. Hujan deras disertai angin kencang kerap terjadi. Di tambah posisi wilayah batu besar berada di pinggir pantai.

BACA JUGA:  Investasi Batam Tumbuh Pesat: Penataan Infrastruktur dan Penanganan Banjir Jadi Prioritas BP Batam

Sekretaris Kelurahan Batubesar, Nongsa, Sunyoto, mengatakan sebagian besar wilayah Batubesar merupakan wilayah kampung tua dan berada di daerah pesisir. Pohon kelapa tumbuh subur di daerah tersebut. Sehingga di Kelurahan Batubesar rumah-rumah pada umumnya berada di antara pohon kelapa.

“Kita bisa lihat sendiri pohon kelapanya tinggi-tinggi,” kata Sunyoto.

Diakuinya, di antara pohon-pohon kelapa yang sudah tua tersebut sudah ada yang mati, namun belum ditebang. Kondisi ini tentunya sangat rawan. Pohon bisa tumbang tiba-tiba atau diterjang angin kencang.

“Ini yang lagi kita koordinasikan dengan Pak Lurah, langkah apa yang akan diambil,” katanya.

Paling tidak kata Sunyoto dalam waktu dekat pihaknya akan mengumpulkan perangkat RT, RW, dan tokoh masyarakat di Kelurahan Batubesar untuk melakukan langkah antisipasi ke depannya.

BACA JUGA:  Anggota DPRD Termuda Karimun Nahkodai PKB, Muhammad Firdaus Resmi Pimpin DPC 2026–2031

Dari catatan ariranews.com kejadian tumbangnya pohon di Kelurahan Batubesar tak hanya kali itu saja. Contohnya, kejadian pada Minggu (10/1/2021) lalu, sebuah rumah di RT 04, RW 02, juga ditimpa pohon yang  tumbang. Juga di hari sama, akibat cuaca buruk, dua buah kantin yang berada tepat di depan SDN 008 Batubesar, ditimpa pohon nangka.

Banyaknya pohon kelapa yang mati dan belum sempat ditebang juga diakui Amiluddin, tokoh masyarakat Kampung Jabi, Batubesar. Hal tersebut kata Aminuddin sudah lama menjadi perhatian. Usai kejadian yang menimpa salah seorang siswi SMAN 15 Batam yang berada di wilayah Kampung Jabi, tokoh masyarakat yang ada di Batubesar langsung berkoordinasi dalam upaya antisipasi ke depan.

BACA JUGA:  Pesepeda Sekupang Siap Ramaikan Gowes Akbar 21 Juni, Gowes Bersama Aa Gym Jadi Daya Tarik

“Kami sedang bicarakan melalui grup WA apa yang akan kita lakukan, agar kejadian serupa tak terulang lagi,” kata Amiluddin.

Pohon kelapa yang menimpa Andini Putri Aminarti, siswi SMAN 15 Nongsa, Batam. Andini pun meninggal dunia.

Andini Putri Aminarti, siswi kelas 11 SMAN 15 Nongsa, tewas usai tertimpa pohon kelapa yang tumbang akibat hujan yang disertai angin kencang yang terjadi, Rabu (20/7/2022) pagi.

Pagi itu korban sedang menuju sekolah dan diantar oleh orang tuanya menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba di tengah perjalanan sebuah pohon kelapa tumbang dan menimpanya. Korban pun meninggal dunia dan usai salat zuhur dimakamkan di TPU Sambau, Nongsa.(emr)