Batam  

SP4N-LAPOR! Batam Capai Kinerja Baik, Wali Kota Amsakar: Jangan Lengah

Avatar photo
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat membuka Rapat Koordinasi SP4N-LAPOR! (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) yang digelar di Kantor Wali Kota, Kamis (19/6/2025).

AriraNews.com, Batam – Kota Batam mencatatkan kinerja membanggakan dalam sistem pengelolaan pengaduan publik nasional. Berdasarkan penilaian Ombudsman RI, Batam meraih tingkat kepatuhan pelayanan publik sebesar 88,73 poin, yang masuk dalam kategori A—nilai tertinggi secara nasional.

Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, saat membuka Rapat Koordinasi SP4N-LAPOR! (Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat) yang digelar di Kantor Wali Kota, Kamis (19/6/2025).

BACA JUGA:  Batam Tuan Rumah Pantun Tiga Serumpun, Amsakar: Perkuat Identitas Budaya Melayu
Wali Kota, Amsakar menyoroti pentingnya respons cepat, terutama untuk pengaduan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, banjir, dan sampah.

“Nilai A ini adalah bukti kerja luar biasa dan kolaboratif dari seluruh jajaran. Tapi yang lebih penting, capaian ini jangan sampai membuat kita lengah. Harus terus ditingkatkan,” tegas Amsakar.

Ia menekankan, forum koordinasi semacam ini penting sebagai ajang berbagi praktik baik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, kualitas pengelolaan laporan masyarakat mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah secara keseluruhan.

“Kalau hasil laporan bagus, berarti prosesnya juga bagus. Rapat ini adalah ruang untuk saling belajar, memperbaiki, dan mempercepat penanganan aduan,” ujar Amsakar, sembari mengajak OPD untuk terus mencari terobosan dan inovasi.

BACA JUGA:  Triwulan I 2026, Investasi Batam Melonjak Lebih dari 100 Persen

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya respons cepat, terutama untuk pengaduan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti air bersih, banjir, dan sampah. “Setiap laporan warga adalah harapan. Jangan tunggu lama-lama untuk menindaklanjutinya. Kita harus hadir dan menyelesaikannya,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Titin Yuniarti, menyampaikan bahwa rapat ini menjadi momen evaluasi sekaligus penguatan koordinasi pengelolaan pengaduan publik berbasis digital nasional melalui SP4N-LAPOR!.

BACA JUGA:  International Jazz Day 2026 Digelar di Batam, Hadirkan Kolaborasi Lintas Negara

“Pada tahap pertama ini, kegiatan diikuti oleh 100 peserta. Rencananya akan dilanjutkan tahap kedua pada bulan Agustus dengan peserta sebanyak 120 orang,” ungkap Titin.

Melalui forum ini, Pemerintah Kota Batam berharap sistem pelayanan publik semakin adaptif, cepat, dan mampu menjawab aspirasi masyarakat secara menyeluruh. (ara)